GenPI.co - Mantan Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab dikenal sebagai tokoh yang berpengaruh besar menggerakan massa di berbagai acara terkait pilkada atau pilpres.
Hal itu dibenarkan Pengamat politik Zaki Mubarak. Dia menyebut Habib Rizieq berperan besar untuk menggerakkan masyarakat dalam memilih penguasa.
Zaki Mubarak menyebut saat itu Habib Rizieq menang lantaran ada kasus yang turut menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Peran besar HRS dalam menggerakkan umat saat itu sangat terkait dengan polarisasi politik dan kasus penistaan agama yang melibatkan Ahok," ujar Zaki Mubarak kepada GenPI.co, Rabu (24/11).
Jadi, menurutnya ada faktor-faktor objektif yang memunculkan dia sebagai pemimpin.
"Keberhasilannya menggelar aksi bela Islam dan sejuta umat 212, telah melambungkan namanya," ungkapnya.
Selain itu, pengaruh Habib Rizieq dalam politik menjadi signifikan, terutama sebagai penggerak elektabilitas Anies Baswedan dan Prabowo Subianto saat itu.
Jadi, menurut Zaki Maubarak, FPI dan HRS bisa dapat panggung karena memang situasi politik saat itu tidak normal.
Namun, akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu mengatakan situasi saat ini sudah berubah.
"Polarisasi politik tidak setajam dulu," tegasnya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News