GenPI.co - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengeluarkan terobosan baru dalam penanganan bencana.
Risma meminta bufferstock atau lumbung sosial harus berada lebih dekat ke masyarakat.
"Jadi, bufferstock beberapa tahun adanya di provinsi. Ternyata ketika ada bencana di daerah sering terlambat," kata Risma di gedung Konvensi TMPNU Kalibata, Senin (22/11).
Selain karena akses ke lokasi menjadi lama, sering kali angkutan juga terjebak akibat jalan putus atau banjir.
Alhasil, distribusi bantuan pun menjadi terhambat sampai ke para pengungsi.
"Untuk menghindari itu, sekarang ini diturunkan di level kecamatan," katanya.
Risma menyebut, di daerah Pantura misalnya, koordinasi sudah dilakukan beberapa hari yang lalu untuk menentukan titik-titik lumbung sosial.
Selain itu, di beberapa daerah rawan tsunami, di tempat penyelamatan juga disediakan bufferstock.
Pola penanganan seperti ini nantinya tinggal diadaptasi tergantung lokasi bencana dan jenis bencana.
"Misalnya, di daerah rawan banjir di kirim bufferstock, perahu karet, dan genset," katanya.
Harapannya, dengan pola penanganan seperti ini, distribusi bantuan ke titik bencana bisa lebih cepat.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News