Imbas Ucapan Bambang Pacul, Ganjar Pranowo Diminta Turun Tangan

17 Oktober 2021 18:25

GenPI.co - Pendiri lembaga survei KedaiKopi sekaligus pengamat politik Hendri Satrio memberi tanggapan terkait pernyataan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) Bambang Wuryanto alias Pacul.

Seperti diketahui, sebelum Bambang Pacul menyebut kader PDIP yang memberi dukungan pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo bukan bagian dari banteng, melainkan celeng.

"Awal-awal saya kira celeng versus banteng hanya drama yang dimainkan oleh kader PIDP, ternyata pernyataan Bambang Pacul ini cukup keras," ujar Hendri Satrio kepada GenPI.co, Minggu (17/10/2021).

BACA JUGA:  Bocoran Kader PDIP di Pilpres, Ternyata Tak Hanya Puan dan Ganjar

Dirinya mengira drama tersebut diawali oleh semacam konflik yang kemudian bisa menaikkan elektabikitas dan bisa mendorong Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

"Menurut saya, konflik ini tidak bisa dianggap remeh. Mas Ganjar harus cepat turun tangan meredam ini semua, karena konflin ini bisa memperburuk citranya di hadapan Megawati," terang dia.

BACA JUGA:  Ditolak PDIP, Ganjar Bisa Gabung dengan 3 Koalisi Partai Menengah

Tidak hanya itu, menurut Hendri Satrio, Ganjar juga perlu memberi arahan kepada para pendukungnya agar tidak terburu-buru fokus pada Pilpres 2024 sehingga membuat banteng bangun dari tidurnya.

"Dia juga harus cepat turun menenangkan barisan celeng ini untuk tidak menganggu banteng. Kendati demikian, menurut saya, celeng-celeng ini akan menjadi banteng kembali," jelasnya.

BACA JUGA:  Ganjar Pranowo Masuk Bursa Capres 2024, indEX Ungkap Data Penting

Di sisi lain, Ahli hukum tata Negara Refly Harun mengaku heran dengan PDIP yang melarang orang-orang berharap kepada Ganjar Pranowo.

Dia lantas menyoroti soal isu pemecatan kader PDIP yang mendukung Ganjar.

"Aspirasi kok dilarang? Lalu bagaimana dengan sanksi untuk kader PDIP di Malang yang mendeklarasikan Puan Maharani? Apakah akan dipecat juga?" imbuh Refly.

Refly juga mengaku menyayangkan konflik internal PDIP yang sedang terjadi. Sebab, salah satu kader PDIP yang mendukung Ganjar mengaku ikhlas dipecat etelah menyampaikan aspirasi tersebut.

"Jangan sampai kalau mendeklarasikan Ganjar dipecat, sedangkan Puan tidak. Ini kadang-kadang ada ketidakadilan di situ. Coba kalau Puan yang didiklarasikan di mana-mana, pasti tidak dipecat," tuturnya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri Reporter: Panji

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co