GenPI.co - Bambang Widjojanto jadi sorotan media pada Jumat (14/6). Dalam sidang perdana MK, ketua tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi itu menyampaikan keberatan-keberatan kubu 02 atas hasil pemilu 2019.
Bambang Widjoyanto atau BW, bukan orang baru dalam dunia hukum Indonesia. Salah satu pencapaian dalam karirnya adalah menjadi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun pada tahun 2015, saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto pernah ditangkap oleh Bareskrim Polri berkaitan pilkada pada tahun 2010 di Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah. Saat itu banyak yang menilai penangkapannya janggal dan sarat kepentingan. Setahun berselang kasusnya pun mengambang di Kejaksaan.
Baca juga:
Pedagang PRJ Berharap Sidang MK, Tak Pengaruhi Jumlah Pengunjung
BW: Gaji ke-13 dan THR Adalah Bentuk Kecurangan Pemilu
BW di Sidang MK: Ajakan Pakai Baju Putih Langgar Asas Pemilu
Bambang Widjojanto (BW) Dilaporkan Tim Advokat ke Peradi, Kenapa?
Dia mengawali kariernya dengan bergabung ke beberapa Lembaga Bantuan Hukum (LBH) seperti LBH Jakarta dan LBH Jayapura (1986-1993). Pada 1995-2000, Bambang menggantikan Adnan Buyung Nasution sebagai Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)
Pada periode tahun 2004-2012, BW sudah bekerja di beberapa tempat; sebagai Senior Partner di Widjojanto, Sonhaji & Associates (WSA Law Office) (2004-2012), National Legal Advisor di Partnership for Governance Reform (2005-2012), anggota Komite Nasional Kebijakan Governance (2008-2012) dan juga anggota Komisi Hukum Kementerian BUMN (2008-2012).
Bambang Widjojanto juga yang membidani kelahiran Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) bersama almarhum Munir. Ia juga salah satu pendiri Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN. BW juga turut mendirikan Indonesia Corruption Watch (ICW) pada 1999-2009. Di ICW, ia bahkan ditunjuk menjadi ketua Dewan Kode Etik.
Pada 2008, BW yang pernah kuliah Sastra Belanda di Universitas Indonesia menjadi anggota Komisi Nasional Kebijakan Governance. Kemudian pada 2010 menjadi anggota Majelis Dewan Kehormatan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Di tahun 2010 juga, BW menjadi dosen tetap Universitas Trisakti.
Baru pada 16 Desember 2011, Doktor Ilmu Hukum, Lulusan Universitas Padjadjaran, Bandung, tahun 2009 ini memegang jabatan sebagai Wakil Ketua KPK.
Berikut data pribadi Bambang Widjojanto dilansir dari intisari.com
Data Pribadi:
Pendidikan
Khusus :
Perjalanan Karier
Pekerjaan :
Pemerintahan :
PENGHARGAAN :
Simak juga video menarik berikut
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News