GenPI.co - Pengamat hukum Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute) Muhammad Mualimin memberikan kritikan keras terhadap rektorat kampus IAIN Kediri.
Pasalnya, salah seorang dosen di kampus itu melakukan pelecehan terhadap mahasiswi saat bimbingan skripsi.
Alhasil, pihak rektorat IAIN Kediri langsung mencopot dosen itu dari jabatan struktural.
Mualimin menjelaskan, kejadian itu adalah pukulan telak bagi dunia pendidikan di Tanah Air.
"Ini memalukan. Kampus negeri kok masih saja ada pencabulan, berarti rekrutmen pengajarnya kebobolan," katanya kepada GenPI.co, Selasa (24/8/2021).
Dia menjelaskan, rektorat harus melakukan evaluasi menyeluruh akibat adanya skandal itu.
"Saya sarankan dosen dites ulang soal pandanganya terhadap gender dan melibatkan aktivis perempuan sebagai penguji," ujarnya.
Baginya, hal itu agar memberikan jaminan tidak ada kasus serupa di suatu saat nanti.
"Yang tak lolos uji, pecat saja! Dosen payah!," ujarnya.(*)
GenPI.co -
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News