Beragam Atraksi di Lauching Pasar Singgah Bung Karno

16 Oktober 2018 18:37

 Bengkulu  segera merilis destinasi digitalnya. Grand launching-nya akan dilakukan Sabtu (20/10). Nama keren sarat nilai pun telah dipilih. Pasar kekinian besutan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Bengkulu ini diberi label Pasar Singgah Bung Karno.

Sejarah besar dimiliki Bengkulu. Wilayah ini jadi tempat kelahiran Fatmawati. Istri Presiden Soekarno dan Ibu Negara RI pertama dari rentang 1945-1967. Fatmawati juga menjadi penjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera ini dikibarkan pada saat upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Menegaskan kebesaran pendiri bangsa, nama ‘Bung Karno’ diadopsi secara utuh. Sebab, Bung Karno ini juga pernah menjalani pegasingan di Bengkulu. Rumah Pengasingan Bung Karno bahkan masih berdiri hingga saat ini. Lebih spesial, lokasi Pasar Singgah Bung Karno ada di sebelah Rumah Pengasingan Bung Karno.

Team Promosi Pasar Singgah Bung Karno Kumaedi mengatakan, sejarah jadi pesan bagi publik.

“Destinasi digital GenPI Bengkulu akhirnya diberi nama Pasar Singgah Bung Karno. Sebelumnya ada banyak usulan nama yang masuk. Kami memang sepakat untuk menyertakan kata ‘Bung Karno’ dalam nama pasar. Hingga, nama Pasar Singgah Bung Karno disepakati bersama,” ungkapnya, Selasa (16/10).

Pasar Singgah Bung Karno  berada di jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu. Peluncurannya akan dimulai pukul 15.00 WIB. Beragam agenda terbaik sudah disiapkan untuk memeriahkan pesta launching ini.

Meski agenda inti baru digelar sore, namun rangkaiannya sudah berlangsung sejak siang. Mulai jam 13.00 WIB, Pasar Singgah Bung Karno menggelar Lomba Mewarnai Anak-Anak Usia 2-5 Tahun. Jelang launching, Tari Persembahan disajikan. Mereka berasal dari sanggar tari di Bengkulu. Agenda berikutnya adalah pengukuhan GenPI Kota Bengkulu.

Usai upacara ritual selesai, agenda dilanjutkan dengan beragam parade seni budaya. Ada Tari Kreasi Baru dan Ikan-Ikan. Sebagai salah satu kekuatan budaya The Land of Rafflesia, Ikan Ikan merupakan kombinasi tarian dan syair. Ikan Ikan ini biasanya jadi atraksi di Festival Tabut.

“Beragam budaya terbaik Bengkulu kami tampilkan. Ikan Ikan ini sangat khas. Bisanya selalu disajikan dalam Festival Tabut. Kini, Ikan Ikan bisa dinikmati di program launching Pasar Singgah Bung Karno,” ujar Kuma-panggilan Kumaedi.

Pertunjukan Monolog disajikan mulai pukul 16.10 WIB. Monolog tersebut dilakukan oleh Sanggar Kepahiang. Berikutnya, lalu dibuka panggung Stand Up Comedy. Bagi yang suka live music, Pasar Singgah Bung Karno menyediakan band.

“Launching ini pun terbuka bagi umum. Kami ingin semua bergembira di sini,” katanya lagi.

Usai dilaunching, Pasar Singgah Bung Karno ini akan beroperasi dua kali sepekan. Pasar aktif setiap hari Sabtu dan Minggu. Beragam kuliner terbaik lalu disajikanbeberapa di antaranya adalah  Lemang Tapai, Kue Cucur, Pendap, Sate Lokan, hingga Sate Gurita.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co