Ini Dia Tanda Wiper Mobil Rusak, Jangan Sepelekan

27 November 2022 13:30

GenPI.co - Indonesia saat ini tengah memasuki musim hujan di periode November hingga Desember 2022.

Oleh karena itu, masyarakat perlu waspada dengan kondisi tersebut, termasuk pengemudi mobil.

Di sisi lain, pengendara juga perlu merawat komponen mobilnya saat musim hujan.

BACA JUGA:  Harga Mobil Listrik Wuling Air Ev Terjangkau, Keunggulan Banyak

Salah satunya komponen wiper pada mobil karena berperan penting untuk menjaga visibilitas pengemudi di jalan.

"Salah satu komponen penting di musim hujan yang kerap terlupakan adalah wiper. Begitu wiper bermasalah, AutoFamily tidak dapat mengemudi dengan aman dan nyaman," kata Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara dalam siaran resmi, Minggu (27/11/2022).

BACA JUGA:  Format dan Jadwal PMGC 2022, Tim Terbaik Dunia PUBG Mobile Turun

Berikut empat tanda wiper mobil mengalami kerusakan, ini ulasannya:

1. Tidak optimal menyeka air

Penyeka kaca yang kondisinya masih bagus akan bekerja optimal dalam membersihkan air.

BACA JUGA:  Ada Masalah Teknis, Lebih dari 80 Ribu Mobil Tesla Ditarik dari China

Namun, wiper yang rusak tidak akan sanggup menyeka air dengan baik, terutama ketika hujan deras.

Kerusakan umumnya terjadi pada bilah pemegang karet wiper yang lemah pegasnya sehingga wiper gagal mengikuti kontur kaca saat bekerja dan meninggalkan jejak air.

2. Suara wiper berisik

Wiper yang kondisinya masih bagus ditandai oleh karet yang masih lentur dan tidak keras.

Seiring waktu dan pemakaian, karet wiper akan semakin kaku dan kehilangan fleksibilitas.

Biasanya, karet wiper yang sudah mengeras akan menimbulkan bunyi berisik atau berdecit saat terjadi gesekan dengan kaca mobil.

3. Garis air di kaca

Karena sudah tidak lentur, akan muncul banyak garis-garis air pada kaca ketika wiper bekerja.

Selain membuat sapuan air kurang maksimal, garis air juga akan mengakibatkan baret pada kaca mobil yang akan menghalangi pandangan keluar.

Jika didiamkan, baret akan semakin parah dan membuat kaca mobil rusak.

4. Gerakan wiper tak lancar

Jika karet dalam kondisi masih bagus, gerakannya akan terasa lancar.

Tapi ketika karet sudah keras, maka saat wiper dinyalakan gerakannya saat menyapu air bakal tersendat-sendat.

Bahkan dapat membuat bilah wiper patah akibat terlalu sulit bergerak.

Sama dengan ciri-ciri lainnya, sapuan wiper tidak akan maksimal sehingga mengganggu pandangan dan membuat kaca mobil rusak kalau didiamkan.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co