GenPI.co - Mengurangi konsumsi produk susu bisa memberikan efek positif, terutama bagi orang-orang yang memiliki sensitivitas.
Efek positif mengurangi produk susu dapat sangat bervariasi setiap individu.
Dilansir Health, berikut beberapa manfaat mengurangi
Mengonsumsi makanan tinggi laktosa dapat menyebabkan kembung, gas, dan sakit perut.
Mengurangi asupan susu dapat meringankan gejala-gejala itu.
Meningkatkan pencernaan dan kesehatan usus secara keseluruhan juga membantu mengurangi kembung.
Jangan terlalu cepat menambah asupan serat, karena dapat memperparah perut kembung.
Tambahkan serat ke dalam makanan secara perlahan untuk mengurangi gas.
Kabut otak menggambarkan menurunnya perhatian, konsentrasi, dan ingatan.
Beberapa bukti menunjukkan bahwa peradangan yang meluas dapat menyebabkan kabut otak.
Kamu dapat mengurangi konsumsi produk susu untuk menjernihkan otak jika memiliki kondisi seperti IBD.
Perlu diingat bahwa produk susu tidak secara langsung menyebabkan kabut otak dan dapat memengaruhi orang secara berbeda.
Satu studi menemukan bahwa peningkatan konsumsi susu dikaitkan dengan tingkat masalah kognitif yang lebih rendah di kalangan mahasiswa di China.
Menyusui dapat mengurangi risiko intoleransi protein susu sapi (CMPI).
CMPI menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap protein dalam susu sapi.
Kondisi ini umumnya menyerang bayi dan dapat merusak sistem pencernaannya yang sedang berkembang.
Bayi mungkin mengalami diare, mual, sakit perut, dan muntah jika menderita CMPI.
Ibu menyusui dapat menghentikan konsumsi susu untuk menghindari penularan protein ke bayi.
Bicaralah dengan dokter sebelum menghentikan konsumsi susu jika bayi menderita CMPI. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News