GenPI.co - Daging merah, terutama daging sapi, merupakan salah satu sumber selenium dan seng terbaik, dua mineral yang penting bagi sistem kekebalan tubuh.
Dilansir Health, seng berfungsi untuk memberi sinyal kepada sel-sel kekebalan tubuh dalam tubuh.
Bagi orang lanjut usia, seng sangat penting untuk melindungi tubuh dari patogen yang dapat menyebabkan penyakit kronis.
Selenium dan seng membantu mencegah peradangan dalam tubuh.
Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak selenium dapat meningkatkan peradangan.
Para peneliti menyarankan untuk memilih daging merah rendah lemak dalam jumlah sedang untuk mengurangi efek kesehatan yang berbahaya.
Misalnya, Departemen Kesehatan Inggris merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 70 gram per hari (berat yang dimasak) daging merah dan olahan setiap hari.
Lebih lanjut, anemia adalah kondisi yang mengurangi jumlah sel darah merah dan hemoglobin dalam tubuh.
Hemoglobin adalah protein yang membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Anemia defisiensi zat besi adalah salah satu jenis anemia yang paling umum.
Mengikuti pola makan vegan atau vegetarian dapat membuat kamu lebih rentan terhadap kekurangan zat besi dan anemia.
Gejala anemia kekurangan zat besi meliputi tangan dan kaki dingin serta pusing.
Mengonsumsi daging merah dapat membantu menyerap zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk mengurangi gejala anemia.
Daging merah merupakan salah satu sumber vitamin dan mineral terbaik seperti zat besi dan vitamin B12.
Gejala umum anemia akibat kekurangan vitamin B12 meliputi kelelahan, sakit kepala, sesak napas, dan pusing. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News