Tidak Ada Perbedaan Nutrisi antara Makanan Organik dengan Non-organik

29 Desember 2024 09:00

GenPI.co - Meski harganya lebih mahal, tidak ada bukti bahwa mengonsumsi makanan organik mengurangi risiko terpapar patogen.

Dilansir Health, patogen adalah mikroorganisme, seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit, yang dapat menyebabkan penyakit pada organisme lain.

“Makanan kita ditanam di luar ruangan, di mana ada kemungkinan terpapar hewan dan kotorannya,” kata spesialis keamanan pangan konsumen di Sekolah Ilmu Pangan Universitas Negeri Washington Stephanie Smith, PhD.

BACA JUGA:  3 Suplemen Terbaik untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Dingin

Tinjauan sistematis dalam Annals of Internal Medicine menemukan risiko kontaminasi E. coli tidak berbeda antara produk organik dengan non-organik.

Menurut beberapa ahli, praktik pertanian organik tertentu bahkan dapat meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan.

BACA JUGA:  3 Suplemen Dapat Memperkuat Kinerja Otak dan Meningkatkan Kesehatan Mental

"Ada persepsi bahwa produk organik lebih aman, meskipun pada kenyataannya tanaman tersebut terpapar lebih banyak bahaya biologis," kata Profesor Ilmu Pangan di University of Guelph Keith Warriner, PhD.

Misalnya, daripada menggunakan pupuk sintetis, produsen organik akan menggunakan pupuk kandang yang dikomposkan atau mengaplikasikan pupuk kandang mentah ke lahan, kemudian menunggu 90–120 hari hingga patogen mati (meskipun tidak semuanya mati).

BACA JUGA:  3 Suplemen Terbaik untuk Mendukung Kesehatan Otak

Dalam kasus seperti itu, risiko kontaminasi E. coli meningkat. 

Sebuah artikel tahun 2019 di jurnal Missouri Medicine mencatat bahwa makanan organik ditarik empat hingga delapan kali lebih sering daripada makanan non-organik.

Banyak orang juga memilih produk organik karena percaya dapat mengurangi paparan bahan kimia berbahaya dan mencegah penyakit kronis. Namun, tidak banyak bukti yang mendukung keyakinan ini.

Tinjauan tahun 2012 dalam Annals in Internal Medicine, yang menganalisis data dari 223 penelitian tentang tingkat nutrisi dan kontaminasi, melaporkan kurangnya bukti kuat makanan organik lebih bergizi daripada varietas yang ditanam secara konvensional.

"Dari sudut pandang sains, tidak ada perbedaan nutrisi antara makanan organik dengan non-organik,” kata Warriner. (*)

 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Irwina Istiqomah

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co