GenPI.co - Ada makanan tertentu yang sebaiknya dihindari selama cuaca panas karena dapat menyebabkan dehidrasi karena menghasilkan panas berlebih di dalam tubuh.
Penting untuk mewaspadai makanan-makanan ini untuk memastikan kesehatan dan hidrasi yang optimal, terutama di tengah panas terik dan kondisi gelombang panas yang sedang berlangsung di banyak wilayah di negara ini.
Dengan suhu yang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang, menjaga pola makan secara khusus menjadi hal yang terpenting.
Meskipun banyak perhatian sering diberikan pada makanan yang sebaiknya dikonsumsi selama musim ini, penting juga untuk memahami makanan mana yang harus dihindari.
Dilansir Times of India, berikut daftar makanan yang harus dihindari saat musim panas karena berpotensi menyebabkan dehidrasi dan efek buruk pada tubuh.
Saat puncak cuaca panas, disarankan untuk menghindari makanan pedas. Capsaicin yang ada dalam masakan pedas dapat berdampak buruk pada kesehatan.
Tidak hanya menyebabkan dehidrasi, tetapi juga meningkatkan suhu tubuh, menyebabkan gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan.
Meskipun buah-buahan kering dikenal karena manfaat nutrisinya, disarankan untuk membatasi konsumsinya selama musim panas.
Meski bergizi, buah-buahan kering dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga menimbulkan ketidaknyamanan saat kondisi cuaca panas.
Makanan yang digoreng harus dihindari selama bulan-bulan musim panas.
Makanan-makanan ini tidak hanya memiliki kandungan garam tinggi yang berkontribusi terhadap dehidrasi, tetapi juga sulit dicerna pada suhu yang meningkat.
Dianjurkan untuk menghindari makanan yang digoreng untuk mencegah dehidrasi dan ketidaknyamanan pencernaan selama musim panas.
Karena kandungan natriumnya yang tinggi, acar dapat memperburuk dehidrasi selama musim panas.
Selain itu, mengonsumsi acar dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Sebaiknya minimalkan konsumsi acar selama bulan-bulan musim panas untuk menjaga hidrasi dan kesehatan pencernaan. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News