GenPI.co - Teh oolong merupakan salah satu jenis teh yang dibuat dari daun Camellia sinensis yang dijemur di bawah sinar matahari.
Teh oolong yang berwarna hitam sedikit samar ini kaya akan fitonutrien atau senyawa khas tanaman yang membuatnya memiliki khasiat untuk kesehatan.
Berbagai jenis zat gizi yang terkandung dalam teh oolong, seperti: Katekin; Epikatekin; Epigallocatechin gallate; Terpineol; Apigenine; Beta-karoten; Kafein; Sitosterol;
Kalsium; Camellia-galactoglucan; Camellia polysaccharide; Klorofil; Citronellol; Tembaga; Flavanol; Geraniol; Inositol; Jasmone; Kaempferol; Kalsium; Theanine; dan Fluorida.
Berikut beberapa manfaat mengonsumsi teh oolong untuk kesehatan tubuh seperti dilansir pada Minggu (12/2/2023):
Salah satu manfaat mengonsumsi teh oolong yang kaya akan berbagai senyawa antioksidan, bisa melindungi kulit dari paparan radikal bebas, seperti paparan sinar matahari.
Menurut penelitian terbitan Archives of Dermatology (2001), bahwa mengonsumsi teh meningkatkan kadar kolagen dan elastin, yaitu protein yang membuat kulit kencang dan lentur.
Selain itu, dengan minum teh oolong satu liter per hari selama seminggu bisa mengurangi gejala dermatitis alergi.
Pasalnya, khasiat ini berasal dari kandungan polifenolnya bersifat antialergi.
Salah satu kandungan teh oolong, yakni ECGC, berpotensi mengurangi keparahan gejala pada rematik dengan cara menghambat sel pemicu peradangan.
Cara kerja kandungan teh oolong ini membantu menurunkan risiko kerusakan tulang rawan yang lebih parah akibat konsumsi obat penekan imun.
Obat penekan imun juga membuat tubuh rentan mengalami infeksi.
Oleh sebab itu, dengan mengonsumsi teh oolong, melalui kandungan ECGC akan memperkuat sel imun yang bisa melawan infeksi.
Menurut studi di IEEE Xplore (2020), bahwa jenis teh oolong bisa meningkatkan kemampuan berpikir pada lansia saat sedang membaca buku. Manfaat tersebut berasal dari kandungan gizi theanine.
Selain itu, teh oolong mengandung kafein yang bekerja merangsang kerja sistem saraf pusat otak, yakni membuat lebih terjaga dan fokus.
Salah satu manfaat mengonsumsi teh dari daun Camellia sinensis ini bisa melindungi tubuh dari diabetes dan komplikasinya.
Pasalnya, kandungan katekin mengurangi resistensi insulin, yakni kondisi saat tubuh tak bisa menggunakan hormon insulin untuk mengontrol gula darah.
Selain itu, kandungan Katekin juga meningkatkan fungsi hormon insulin supaya bisa mengendalikan gula darah dengan baik.
Studi terbitan Journal Of Epidemiology & Community Health (2009) menyebutkan, bahwa 76 ribu orang yang mengonsumsi segelas teh atau lebih dalam sehari bisa menurunkan risiko penyakit jantung hingga 61 persen.
Pasalnya, khasiat ini berkaitan dengan kandungan katekin yang membantu mengendalikan tekanan darah dan mengurangi penyumbatan pembuluh darah.
Penyumbatan pembuluh darah dan hipertensi berisiko menimbulkan penyakit jantung, seperti serangan jantung dan penyakit jantung koroner. (HelloSehat)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News