GenPI.co - Sirsak merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan gizi yang mampu menyembuhkan berbagai masalah kulit, bahkan diduga dapat menyembuhkan jenis kanker tertentu.
Sirsak biasanya digunakan sebagai jus atau dihancurkan dan diseduh dengan air dingin, bahkan sebagai herbal.
Sirsak memiliki manfaat untuk kesehatan, karena dalam 100 gram buah ini memiliki kandungan gizi seperti: Air: 81.7 gr; Energi: 65 Kalori; Protein: 1 gr; Lemak: 0,3 gr; Karbohidrat: 16,3 gr; Serat : 3,2 gr; Kalsium: 14 mg; Fosfor: 27 mg; Kalium: 298,9 mg; Vitamin C: 20 mg.
Berikut 5 manfaat mengonsumsi buah sirsak untuk kesehatan seperti dilansir pada Sabtu (21/1/2023):
Penelitian yang dilakukan Rutgers University Libraries menyebutkan, bahwa sifat antiradang pada sirsak bisa menenangkan seseorang yang sedang sulit tidur.
Efek menenangkan tersebut dapat membantu untuk mengatasi insomnia.
Selain itu, sirsak telah digunakan untuk menghilangkan stres yang bisa mengganggu dan merusak metabolisme tubuh.
Khasiat mengonsumsi buah sirsak dapat membantu meredakan nyeri sendi seperti arthritis.
Sirsak memiliki sifat menenangkan dan anti-inflamasi (antiradang), sehingga bisa dimanfaatkan sebagai obat oles (topikal) pada bagian yang nyeri.
Jurnal yang dirilis oleh Journal of Medicinal Food menyebutkan bahwa mengoleskan daun sirsak ke area yang nyeri bisa mempercepat penyembuhan.
Penelitian yang dilakukan Universitas Gadjah Mada menyebutkan, bahwa suplemen yang terbuat dari daun, ekstrak, dan biji sirsak bisa mengurangi penurunan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh.
Selain itu, mengonsumsi sirsak bisa menurunkan kadar trigliserida yang tinggi, dibandingkan dengan orang yang tidak makan sirsak.
Menurut penelitian yang dirilis International Journal of Pure & Applied Bioscience, biji sirsak dapat digunakan sebagai penyegar untuk kulit.
Riset tersebut menghancurkan biji dan buah sirsak yang ditempelkan pada kulit, cara tersebut bisa menenangkan tekstur kulit.
Selain itu, sirsak memiliki khasiat untuk mengurangi garis-garis kerutan, serta mengurangi gejala penuaan kulit.
Pasalnya, antioksidan dalam sirsak mampu meremajakan kulit dan melindungi kulit dari infeksi bakteri.
Penelitian oleh BMC Complementary and Alternative Medicine menyebutkan bahwa sirsak mengandung turunan asam lemak yang disebut Annonaceous acetogenins.
Acetogenins dalam sirsak diduga dapat memotong perkembangan sel yang tidak normal dari aliran darah.
Selain itu, senyawa tersebut dikaitkan dengan pencegahan kanker dan pengurangan ukuran tumor.
Kandungan dalam sirsak dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk pengobatan kanker payudara, prostat, dan paru-paru.
Meski begitu, penelitian di atas masih dilakukan di dalam tabung di laboratorium, belum di dalam tubuh manusia. (HelloSehat)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News