Waspada, Komplikasi Diabetes Bisa Sebabkan Gangguan Saraf

15 November 2022 11:20

GenPI.co - Spesialis Saraf DR. dr. Rizaldy Taslim Pinzon mengatakan bahwa komplikasi diabetes dapat menyebabkan gangguan saraf.

Rizaldy menuturkan bahwa gangguan saraf tepi yang ditemui pada penderita diabetes melitus disebut juga neuropati diabetik.

"Banyak penyakit yang menyebabkan neuropati, salah satu yang bisa dicegah adalah diabetes," kata Rizaldy, dilansir dari Antara, Selasa (15/11).

BACA JUGA:  5 Manfaat Daun Salam Ternyata Dahsyat, Bikin Kolesterol dan Diabetes Ambrol

Menurut Rizaldy, neuropati umum dijumpai, di mana satu di antara dua atau satu di antara tiga pasien diabetes melitus mengalami neuropati.

“Kerusakan saraf tepi bisa mengenai sistem saraf sensorik atau perasa, sistem saraf motorik, sistem saraf otonom, atau kombinasi dari ketiga sistem saraf tersebut,” tuturnya.

BACA JUGA:  Penderita Diabetes Waspada! Kadar Gula Darah Bisa Naik Gegara Hal Sederhana ini

Lalu, ketika diabetes bisa dicegah atau dikendalikan sejak dini, gangguan saraf kemungkinan bisa diperbaiki bila belum parah.

Namun, hal itu sulit terjadi bila kerusakan serabut saraf lebih dari 50 persen yang disebut sudah mencapai "point of no return".

BACA JUGA:  3 Perbedaan Umum Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

"Kalau kerusakan sudah lebih dari 50 persen serabut saraf akan sulit (normal)," ujar dia.

Lebih lanjut, Rizaldy memaparkan rasa kebas, kesemutan, rasa seperti tertusuk, dan sensasi panas atau terbakar di tangan dan kaki merupakan gejala umum dari neuropati yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien.

Bila gejala itu terjadi terus-menerus dan intensitasnya kian meningkat, segera periksakan diri ke dokter agar bisa ditangani lebih lanjut.

"Neuropati bisa ditangani lebih baik kalo ditemukan dini, lebih baik periksa sekarang," katanya. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Pulina Nityakanti Pramesi

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co