GenPI.co - Jeruk nipis merupakan salah satu buah yang memiliki segudang manfaat kesehatan.
Air jeruk nipis yang bersifat asam dan dapat membantu air liur (saliva) memecah makanan.
Selain itu, kandungan flavonoid dalam air jeruk nipis dapat merangsang pengeluaran enzim-enzim pencernaan.
Sementara itu, Genpiple bisa mendapatkan manfaat jeruk nipis dengan mengolahnya dengan cara diperas, atau juga dicampur langsung dengan potongan buahnya yang tipis-tipis.
Saat ingin mencampurkan jeruk nipis ini pada minuman, sebaiknya cuci buah hingga bersih. Sebab, sisa residu pestisida terkadang masih menempel pada kulit buah.
Supaya lebih aman, lebih baik gunakan saja air perasannya.
Setelah membersihkan buahnya dengan benar, perhatikan pula cara memotongnya. Banyak orang yang masih salah memotong jeruk nipis.
Jika Genpiple memiliki alat pemeras sari jeruk, maka bisa memotong buah jeruk alit menjadi dua bagian.
Tidak seperti memotong buah mangga, memotong jeruk harus berlawanan dengan arah pucuk buah. Ini memudahkan kamu untuk mendapatkan sari buah lebih banyak.
Bila tidak memiliki alat untuk memeras sari buah jeruk, sebaiknya tidak memotong buah menjadi dua bagian.
Caranya, potong mengikuti arah pucuk buah jeruk nipis. Tetapi, memotongnya hanya bagian sisinya saja, paling tidak menjadi 4 atau 5 irisan.
Setelahnya, kamu bisa memeras sari buah jeruk nipis ini lebih mudah.
Untuk mendapatkan rasa yang nikmat dan tak terlalu asam, Genpiple bisa mencampurkan madu secukupnya.
Berikut 5 manfaat ampuh air jeruk nipis campur madu seperti dilansir GenPI.co, Senin (3/10/2022):
Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam jeruk nipis dapat memperkuat sistem imun tubuh, serta membantu tubuh melawan penyakit, seperti flu, pilek, dan lain sebagainya.
Selain itu, manfaat jeruk nipis yang menyumbang vitamin C ini juga akan meningkatkan produksi sel sehat untuk membunuh mikroba penyebab penyakit, sehingga mempercepat penyembuhan.
Oleh sebab itu, air jeruk nipis campur madu sangat direkomendasikan supaya kamu tidak gampang sakit.
Kandungan vitamin C dalam air jeruk nipis juga sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.
Orang dengan kondisi ini sangat diharuskan menjaga kadar gulanya tetap normal. Sebab, insulin yang bertugas untuk menurunkan gula darah tidak berfungsi dengan baik.
Jeruk nipis memiliki kadar gula yang rendah, sehingga bisa mengurangi penyerapan gula ke dalam darah. Hasilnya, kadar gula darah di dalam tubuh pun dapat lebih terjaga.
Jeruk nipis merupakan sumber magnesium dan kalium yang berfungsi menjaga kesehatan jantung.
Kalium dapat menurunkan tekanan darah secara alami dan melancarkan sirkulasi darah. Hal ini membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
Selain itu, penelitian yang sedang berlangsung menyelidiki bahwa terdapat senyawa dalam jeruk nipis yang bernama limonin yang mungkin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Manfaat jeruk nipis yang mengandung vitamin C di dalamnya dapat meredakan gejala peradangan dari berbagai penyakit.
Beberapa penyakit inflamasi atau peradangan seperti radang sendi (arthritis), asam urat, dan penyakit sendi lainnya, dapat dikurangi gejalanya dengan mengonsumsi air jeruk nipis.
Penelitian yang diliris dalam jurnal Annals of the Rheumatic Disease, menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi vitamin C dalam jumlah sedikit, berisiko menderita arthritis sebanyak tiga kali lebih besar ketimbang orang mendapatkan asupan vitamin C secara optimal.
Air jeruk nipis juga dapat mengurangi kadar asam urat. Asam urat merupakan produk sisa dari pemecahan makanan tinggi purin seperti daging, hati, jamur, dan kacang-kacangan.
Jeruk nipis ternyata bisa menjadi salah satu bahan alami andalan untuk merawat kecantikan kulit.
Pasalnya, jeruk nipis mengandung vitamin C dan flavonoid, antioksidan yang dapat memperkuat kolagen.
Oleh sebab itu, manfaat minum air jeruk nipis dapat membantu menghidrasi dan meremajakan kulit.
Namun, hindari mengoleskan air perasan jeruk nipis langsung pada kulit. Sebab, jika terpapar sinar matahari secara langsung setelah mengoleskan air jeruk nipis dapat menyebabkan phytophotodermatitis.
Phytophotodermatitis adalah kondisi ketika bahan kimia yang terkandung dalam jenis tanaman tertentu mengakibatkan kulit terbakar atau mengalami peradangan saat terpapar sinar matahari.
Akibatnya, area kulit tersebut akan tampak kemerahan, gatal, dan terasa panas. (HelloSehat/GenPO.co)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News