GenPI.co - Setiap wanita perlu merawat area sensitif agar selalu sehat. Terkait ini, pakar Estetik dan Anti Aging Dokter Dina Oktaviani M. Biomed (AAM) memberikan solusi ciamik
Bicara di sebuah video edukasi yang diunggah di kanal YouTube Gue Sehat 20 Juni 2021 lalu, menganjurkan agar perawatan tidak dilakukan berlebihan.
Sebab, penggunaan bahan tertentu pada area sensitif wanita dikhawatirkan mengganggu kondisi normalnya.
“Kondisi normal organ itu adalah kelembabannya cukup, tidak kering sama sekali dan tidak ada luka lecet atau berdarah,” katanya jelas Dokter Dina.
Dia menambahkan, keberadaan cairan di area itu merupakan hal yang normal.
Namun cairan tersebut harus bening dan tidak keruh, apalagi mengeluarkan bau menyengat.
Dia lantas menyoroti langkah membuat area sensitif itu menjadi harum menggunakan wewangian tertentu.
Menurutnya, hal itu sah-sah saja dilakukan tapi harus diperhatikan jangan sampai mengganggu ph atau tingkat asam basa area tersebut.
“Tidak usah berlebihan karena sebenarnya hal-hal yang seperti itu dapat juga membuat iritasi kemudian bisa juga mengganggu PH normal,” ucap dia.
Lagi pula, lanjut Dokter Dina, organ wanita itu memiliki aroma yang khas sehingga tidak perlu lagi disemprot dengan wewangian.
Sementara untuk menjaga organ tetap rapat, bisa dilakukan melalui prosedur operasi
Namun Dokter Dina menegaskan bahwa itu saja tidak cukup.
“Namun sebenarnya otot-otot organ itu harus dilatih dengan melakukan senam kegel dan jenis senam lainnya,” jelas dia.
Dengan begitu, kondisi otot panggul dan otot organ wanita kembali kencang dan berkontraksi dengan baik.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News