GenPI.co - Banyak hal yang menyebabkan vaksinasi covid-19 di Indonesia belum maksimal.
Salah satunya ialah adanya asumsi bahwa seseorang akan positif covid-19 setelah divaksin.
Menurut pakar obat-obatan Zullies Ikawati, imunitas yang dibangun tubuh seseorang setelah divaksin berbeda dengan orang lain.
Jika setelah vaksin hasil tes positif covid-19, hal itu terjadi karena sistem imun belum sempurna.
Selain itu, sistem imun juga belum berkembang secara optimal sehingga orang menjadi positif covid-19.
Ahli patologi klinis Tonang Dwi Ardyanto menjelaskan, virus nonaktif di dalam vaksin tidak akan menyebabkan hasil tes covid-19 menjadi positif.
“Isi vaksin tidak akan memengaruhi hasil tes covid-19, baik antigen maupun PCR,” kata Tonang sebagaimana dikutip Antara, Rabu (21/7).
Hal berbeda terjadi ketika seseorang melakukan tes antibodi setelah divaksin.
Hasilnya bisa reaktif karena tes itu mendeteksi antibodi N yang terbentuk dari vaksin.
Saat ini hanya tes antigen dan PCR yang digunakan. Adapun tes antibodi sudah tidak digunakan. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News