Pendukung Kudeta Militer Myanmar Jadi Brutal, Jangan Dekat-dekat!

26 Februari 2021 18:40

GenPI.co - Militer Myanmar rupanya punya basis pendukung yang solid dan ganas. Mereka gahar. Demonstran anti-kudeta diserang dengan brutal.

Massa pro militer ini terlihat bersenjata pisau dan pentungan. Sebagain lagi menyerang  dengan ketapel dan melempar batu, Mereka menyerang para penentang kudeta dengan membabi buta.

BACA JUGA: Neptu Weton Jodoh Ini Berkahnya Nggak Main-main, Cadas Banget!

Bentrokan antara dua kubu pendukung dan penentang itu segera meningkat menjadi kekerasan yang lebih serius di beberapa bagian kota.

“Beberapa orang diserang dan dipukuli sekelompok pria. Beberapa orang bersenjata pisau, yang lainnya menembakkan ketapel dan melemparkan batu,” tutur saksi mata.

BACA JUGA: Tolong Hindari Pasangan Weton Ini, Hidup Bisa Ambyar!

Setidaknya dua orang ditikam, seperti terlihat dalam rekaman video. Dalam satu insiden, beberapa pria, salah satunya memegang pisau besar, menyerang seorang pria di luar hotel di pusat kota.

Petugas darurat membantu pria yang berlumuran darah itu. Namun kondisi korban tidak diketahui.

BACA JUGA: Watak Cewek Weton Kamis, Ada yang Sangar dan Bawa Rezeki

“Peristiwa hari ini menunjukkan siapa teroris itu. Mereka takut dengan tindakan rakyat untuk demokrasi,” tegas aktivis Thin Zar Shun Lei Yi kepada Reuters.

Meski mendapat serangan brutal, demonstran anti-kudeta tetap melanjutkan demonstrasi. “Kami akan melanjutkan protes damai kami melawan kediktatoran,” ujar dia.

BACA JUGA: 4 Zodiak Dompetnya Bakal Tipis Terus, Mohon Bersabar!

Suasana Myanmar makin tak terkendali lantaran saat senja turun, puluhan polisi anti huru hara menembakkan gas air mata.

Tujuannya membubarkan kerumunan yang berkumpul di kantor pemerintahan. Facebook ikut bereaksi.

Karena risiko yang terlihat dari kekerasan mematikan sejak kudeta, Facebook melarang militer Myanmar menggunakan platform Facebook dan Instagram. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Agus Purwanto

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co