GenPI.co - Kongres Amerika Serikat (AS) akan membentuk komisi independen untuk menyelidiki dan melaporkan pengepungan Capitol Hill, yang terjadi pada 6 Januari lalu.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Nancy Pelosi mengatakan dalam sebuah catatan kepada anggota DPR bahwa komisi tersebut akan dibentuk seperti yang dibentuk setelah serangan 11 September 2001.
BACA JUGA: Jepang Sediakan Ruangan Kantor di Publik Area untuk Pekerja WFH
"Untuk melindungi keamanan kami, langkah kami selanjutnya adalah membentuk komisi tipe 9/11 dari luar yang independen untuk menyelidiki dan melaporkan fakta dan penyebab yang berkaitan dengan serangan teroris domestik 6 Januari 2021," kata Pelosi dalam keterangannya, seperti dilansir dari AFP, Selasa (16/2/2021).
Sebelumnya, massa pengunjuk rasa pro-Trump membanjiri barikade polisi dan pos pemeriksaan keamanan untuk memaksa masuk ke gedung Capitol AS pada 6 Januari setelah menghadiri rapat umum yang diselenggarakan oleh Presiden Donald Trump.
Lima orang tewas dan puluhan petugas polisi terluka dalam insiden itu, yang terjadi saat Kongres bertemu untuk meratifikasi kemenangan pemilihan presiden dari Partai Demokrat Joe Biden.
Pemberontakan mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh AS dan dunia, sementara pengamat terus mempertanyakan bagaimana para perusuh dapat mengakses kursi legislatif AS.
"Kami akan selamanya berterima kasih kepada Kepolisian Capitol atas keberanian dan kepahlawanan mereka yang menyelamatkan hidup dalam mengamankan Capitol dan melindungi anggota," kata Pelosi.
Pengumuman Pelosi datang setelah Senat AS pada 13 Februari menolak untuk menghukum Trump atas tuduhan pemakzulan "hasutan pemberontakan" terkait dengan kerusuhan tersebut.
Sementara tim pembela Trump telah menolak tuduhan bahwa mantan presiden tersebut menghasut massa, Demokrat dan bahkan beberapa anggota Partai Republik Trump sendiri mengatakan dia "secara praktis dan moral bertanggung jawab untuk memprovokasi peristiwa hari itu".
BACA JUGA: Myanmar Bak Neraka! Bandara Dikepung, Tank Militer Meraung-raung
Legislator dari partai Republik dan Demokrat telah meminta Kongres untuk membentuk komisi independen untuk memeriksa acara tersebut.
Senator Republik Lindsey Graham, yang memilih untuk membebaskan Trump menerangkan komisi semacam itu akan membantu "mencari tahu apa yang terjadi dan memastikan itu tidak akan pernah terjadi lagi".
Hingga saat ini lapangan Capitol tetap di bawah perlindungan ketat, lokasi tersebut dikelilingi oleh pagar besi dan kawat serta lebih dari 5.000 pasukan Garda Nasional masih mengawasi daerah itu.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News