Orang Kulit Hitam Lebih Banyak Meninggal karena Corona

09 Mei 2020 19:48

GenPI.co - Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) menyebutkan bahwa orang kulit hitam secara signifikan lebih banyak meninggal karena virus corona daripada orang kulit putih.

Dilansir dari Metro UK,

BACA JUGA:

Orang-orang Bangladesh, Pakistan, dan India, serta etnis campuran, juga secara statistik berisiko tinggi meninggal akibat virus corona. Analisis ini melihat bagaimana corona telah mempengaruhi berbagai kelompoksurvey menyebut laki-laki kulit hitam kemungkinan 4,2 kali lebih besar, sementara perempuan kulit hitam 4,3 kali lebih mungkin meninggal setelah tertular virus. etnis dari 2 Maret hingga 10 April, yang didaftarkan pada 17 April.

ONS mengatakan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan itu sebagian karena kerugian sosial-ekonomi dan keadaan lainnya. Setelah memperhitungkan faktor-faktor lain, seperti kesehatan dan kecacatan, pria dan wanita berkulit hitam 1,9 kali lebih mungkin meninggal akibat coronavirus dibandingkan dengan etnis kulit putih.

"Kesenjangan ini sebagian akibat dari kerugian ekonomi-sosial dan situasi lain, namun bagian perbedaan lainnya belum dijelaskan," ungkap laporan studi Badan Statistik Nasional Inggris.

BACA JUGA:

Studi ini juga bahkan telah memperhitungkan faktor usia, demografi, dan masalah kesehatan yang dilaporkan sendiri, orang kulit hitam masih hampir dua kali lebih berpeluang meninggal akibat wabah covid-19 daripada orang kulit putih.

Sementara itu temuan Fiscal Studies, sebuah lembaga think-tank pekan lalu melaporkan bahwa orang berlatar belakang hitam Afrika lebih dari 3.7 kali mengalami kematian di rumah sakit dibandingkan orang berkulit putih.70 persen.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co