Di Iran Setiap 10 Menit, 1 Orang Meninggal Karena Virus Corona

22 Maret 2020 06:50

GenPI.co - Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur, menyebutkan, di negaranya virus corona baru alias COVID-19, membunuh satu orang setiap 10 menit.

Hal tersebut sesuai dengan data kementerian kesehatan, hingga Kamis (19/3), jumlah total kematian di Iran naik menjadi 1.284.

BACA JUGA: Memilih Pasangan yang Tepat, 4 Zodiak Ini Akan Berikan Cintanya 

"Berdasarkan informasi kami, setiap 10 menit satu orang meninggal karena virus corona dan setiap satu jam sekitar 50 orang tertular virus tersebut di Iran," jelas juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur, di Twitter.

Menurut Wakil Menteri Kesehatan Iran Alireza Raisi, bahwa jumlah pengidap COVID-19 di Republik Islam itu sudah mencapai 18.407 orang.

BACA JUGA: Alhamdulillah... Wapres Ma'ruf Amin Dukung Honorer K2 Jadi PNS

Saat ini, pemerintah telah memerintahkan agar sekolah-sekolah dan universitas ditutup. Serta acara olahraga, kebudayaan dan agama dilarang digelar. Iran juga telah menutup empat tempat suci Syiah.

Tak hanya itu saja, virus corona juga mengganggu perayaan Tahun Baru Nowruz, yang dimulai pada Jumat, di Iran.

BACA JUGA: Takut Virus Corona, 3 Negara Tak Akur Ini Terpaksa Bersatu

Saat ini, pihak berwenang telah meminta masyarakat untuk tinggal di rumah dan tidak bepergian selama masa liburan untuk membantu menahan penyebaran COVID-19.

BACA JUGA: Wahai... Honorer K2 Lulus PPPK, Lupakanlah THR dan Gaji ke-13

"Dengan 149 kematian baru dalam 24 jam terakhir ini, total jumlah kematian karena virus itu sudah mencapai 1.284. Celakanya, ada 1.046 kasus baru infeksi sejak kemarin," ungkap Raisi dalam siaran di stasiun televisi negara.

BACA JUGA: Selamatkan Rupiah, BI Gelontorkan Rp 300 Triliun, Hasilnya...

Sementara lain, kepala badan energi nuklir Iran Ali Akbar Salehi mengatakan kepada stasiun televisi negara, pada Kamis, bahwa perayaan tahunan program nuklir Iran bulan depan tidak akan diadakan karena wabah virus corona.(REUTERS/ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Tommy Ardyan

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co