GenPI.co - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meningkatkan level risiko penularan dan dampak dari virus corona alias Covid-19.
WHO meningkatkan level untuk skala global menjadi sangat tinggi atau setara dengan China, menyusul kasus baru per hari virus di dunia mencapai 1.027.
BACA JUGA: Indonesia Diminta Jujur dan Jangan Sembunyikan Fakta Virus Corona
Laporan situasi harian resmi WHO per 28 Februari 2020 yang dikutip di Jakarta, Jumat, total kasus COVID-19 secara global mencapai 83.652 dengan 1.358 penambahan kasus baru.
Di mana, sebanyak 331 kasus baru terjadi di China, sehingga totalnya menjadi 78.961 kasus dengan 2791 angka kematian (44 kematian baru).
BACA JUGA: Khasiat Daun Pepaya Luar Biasa, Bisa Obati Penyakit Kronis Ini
Sedangkan kasus terkonfirmasi baru di luar China sebanyak 1.027 kasus menjadi total 4.691 kasus di 51 negara, dengan total 67 kematian (sepuluh kematian baru).
Kasus baru yang dilaporkan di luar China mencapai lebih dari 1.000, adalah untuk pertama kalinya semenjak virus COVID-19 ini diidentifikasi.
BACA JUGA: Keren! Kapal Perang Buatan Indonesia Disambut Pejabat TNI AL
Sementara penambahan 331 kasus baru di China merupakan yang terendah sejak lebih dari satu bulan yang lalu.
Ini kali pertama WHO meningkatkan level kesiagaan atas risiko penularan dan risiko dampak dari COVID-19, untuk skala regional dan skala global menjadi risiko sangat tinggi, atau setara dengan level siaga di China selama ini.
BACA JUGA: Virus Corona Ganas: Iran Batalkan Salat Jumat, Wapres Tertular...
Sebelumnya, level risiko skala regional dan global adalah risiko tinggi.
Terakhir, sebanyak lima negara melaporkan kasus COVID-19 pertamanya dalam 24 jam, yaitu Belarusia, Lithuania, Belanda, Selandia Baru, dan Nigeria.
BACA JUGA: Angin Surga untuk Pengemudi Ojek Online di Indonesia
Sementara itu, di kawasan Pasifik Barat kasus terbanyak terjadi di Korea Selatan (2.337) dengan 571 kasus baru, Jepang (210) dengan 24 kasus baru, Singapura (96) bertambah tiga.
Malaysia (24) bertambah dua, Australia (23), Vietnam (16), Filipina (3), Kamboja (1), Selandia Baru (1).
Untuk wilayah Asia Tenggara tidak ada penambahan kasus baru yaitu Thailand (40), India (3), Nepal (1), Sri Lanka (1).
BACA JUGA: Alhamdulillah... Indonesia Bersih dari Penularan Virus Corona
Penyebaran di Benua Amerika terjadi di Amerika Serikat (59), Kanada (11), dan Brasil (1).
Untuk wilayah Eropa paling banyak di Italia (650) bertambah 250 kasus, Prancis (38) bertambah 20, Jerman (26) bertambah lima, Spanyol (25) bertambah 13, Inggris (16) bertambah tiga.
Swedia (7) bertambah lima, Swis (6) bertambah lima, Austria (4) bertambah dua, Norwegia (4) bertambah tiga, Yunani (3) bertambah dua, Israel (3) bertambah satu, Kroasia (3), Rusia (2).
Finlandia (2), Belarusia (1), Lithuania (1), Belanda (1), Belgia (1), Denmark (1), Estonia (1), Georgia (1), Makedonia Utara (1), dan Rumania (1).
Sementara wilayah Timur Tengah paling banyak dilaporkan terjadi di Iran (245) dengan penambahan 141 kasus baru, Kuwait (43), Bahrain (33), Uni Emirat Arab (19) bertambah enam.
Irak (7) bertambah satu kasus, Oman (6) bertambah dua, Lebanon (2), Pakistan (2), Afghanistan (1), dan Mesir (1). Untuk wilayah Afrika adalah Aljazair (1), dan Nigeria (1).
Angka kematian paling banyak di luar China adalah Iran (26), Italia (17), Korea Selatan (13), Jepang (4), Kapal Diamond Princess (4), dan Filipina (1).
Sampai saat ini, Indonesia melalui Kementerian Kesehatan belum mengonfirmasi adanya kasus positif Covid-19.
Pemerintah saat ini sedang berupaya memulangkan WNI yang berada di Kapal Diamond Princess Jepang, setelah sebelumnya telah berhasil membawa 188 kru Kapal Dream World dari Selat Durian.
Tim evakuasi yang merupakan gabungan dari sejumlah instansi dan kementerian, telah diberangkatkan ke Jepang menuju Bandara Haneda menggunakan pesawat terbang milik Garuda Indonesia.
Tim evakuasi bersama dengan 68 WNI dijadwalkan akan tiba di Tanah Air pada Minggu (1/3).(ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News