Mutiara Pink ini Konon Tertua Di Dunia Lho!

30 Oktober 2019 04:00

GenPI.co - Mutiara pink yang kini berusia 8.000 tahun merupakan mutiara alami tertua di dunia. Benda berkilau yang sering kali dijadikan perhiasan tersebut ditemukan di lepas pantai jazirah Arab dalam penggalian arkeologis.

Mutiara tersebut rencananya akan dipajang dalam sebuah pameran perhiasan bertajuk 10.000 Years of Luxury yang digelar oleh Louvre di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab. 

Sebutir mutiara ini berukuran kurang lebih 1 inci dan ditemukan di situs kuno Marawah di sebuah pulau di lepas pantai Abu Dhabi.

Kelompok arkeolog dari Departemen Budaya dan Pariwisata Uni Emirat Arab menemukan mutiara itu di salah satu ruangan sebuah struktur bangunan yang mereka gali di Pulau Marawah. Setelah dilakukan uji karbon, usia mutiara itu sekitar antara 5.800 sampai 5.600 tahun sebelum Masehi.

"Keberadaan mutiara di situs arkeologi adalah bukti bahwa perdagangan mutiara telah ada setidaknya sejak masa neolitik," ujar Direktur Unit Survei Arkeologi Kementerian Budaya dan Pariwisata UEA Abdulla Khalfan al-Kaabi kepada Business Insider.

BACA JUGA : Catat! Pameran Batik dan Mutiara Asli Indonesia akan Digelar

Abu Dhabi sendiri sejak abad ke-16 Masehi telah dikenal secara luas sebagai pusat perdagangan perhiasan. Menurut KemBudPar UAE, seorang pedagang perhiasan asal Venesia Gasparo Balbi telah tiba di Abu Dhabi pada abad ke-16.

Dia menyebutkan bahwa pada masa itu pulau-pulau di lepas pantai Abu Dhabi adalah tempat utama untuk menjual dan membeli mutiara.

Di tempat ditemukannya mutiara ini juga terdapat sisa-sisa tulang dari hewan air seperti ikan, kura-kura, dugong, dan lumba-lumba. 

"Kami sampai pada kesimpulan bahwa orang-orang pada masa ini (neolitic) telah sangat terbiasa dengan kehidupan kelautan dan menganggap laut sebagai bagian utama dari kehidupan mereka. Mungkin mutiara adalah bagian proses barter dengan peradaban lain," tutupnya.

Berbeda dengan kepercayaan orang bahwa Arab merupakan tempat yang jauh dari peradaban, sejarah Arab ternyata telah dimulai sejak lama dan sangat kaya dengan interaksi peradaban tua lainnya. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Landy Primasiwi Reporter: Robby Sunata

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co