GenPI.co - Dunia masa sekarang semakin canggih dan bikin geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak? Kini ilmuwan mengetahui cara ngedit kode DNA dan teknik ini diklaim bisa membantu penyembuhan penyakit genetik.
Teknik penyuntingan DNA ini diberi nama Prime Editing. Teknik ini membuat ilmuwan mampu mencari dan mengganti keseluruhan bagian dari sebuah untaian DNA tanpa merusak DNA. Prime Editing mempergunakan protein DNA untuk menyalin untaian DNA lalu memindahkan bagian yang telah disunting ke untaian DNA tujuan. Teknik ini membuat ilmuwan mampu memasukkan dan menghapus salah satu bagian sel manusia dengan mulus.
BACA JUGA : Arief Yahya, Menteri Ber-DNA Digital
BACA JUGA : Bawa Orang Tua Saat Dilantik, Anggota DPD RI NTT Ini Love Banget
Teknik ini ditemukan oleh kelompok ilmuwan dari MIT dan Harvard dan dipublikasikan di jurnal Nature pada 21 Oktober 2019 dengan judul 'Search-and-replace genome editing without double-strand breaks or donor DNA'.
BACA JUGA : Lagu I Love You 3000 Stephanie Poetri Diputar di Radio Amerika
Sekitar duapertiga variasi genetik yang telah diketahui pada manusia memiliki hubungan dengan penyakit disebabkan oleh mutasi gen titik tunggal. Prime Editing pada mutasi genetik yang terbatas ini berpotensi memperbaiki kecacatan ini dengan lebih presisi.
"Dengan Prime Editing, kami sekarang bisa memperbaiki secara langsung mutasi anemia sel-arit kembali ke sekuens normalnya dan memindahkan empat kelebihan base DNA yang menyebabkan penyakit Tay Sachs tanpa perlu memotong keseluruhan untaian DNA atau menyiapkan cetakan DNA," ujar salah satu ilmuwan yang menulis hasil penelitian David Liu kepada CNN.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News