GenPI.co - Seorang pria muda melakukan bunuh diri dengan melompat dari jembatan tembus pandang ke lembah di bawahnya. Atraksi wisata itu akhirnya ditutup sementara.
Bunuh diri tidak pernah menyelesaikan masalah. Sebaliknya, bunuh diri meninggalkan lebih banyak masalah bagi orang-orang yang ditinggalkan. Seperti kejadian di Grand Canyon, Amerika Serikat ini.
Baca juga :
Pembunuhan Munir, Konspirasi Terbesar Indonesia Setelah G30S/PKI
6 Orang Mengerikan Sedunia Lolos Lie Detector, 1 dari Indonesia!
Seorang pria berusia 28 tahun memanjat pagar pengaman wahana Skywalk di Grand Canyon pada pukul 16:30 waktu setempat Sabtu 28 September 2019. Setelah berhasil naik dia lalu melompat ke lembah di bawahnya yang penuh batu. Jenazahnya baru ditemukan pada Minggu pagi 29 September 2019.
Wahana bernama Skywalk ini adalah sebuah jembatan berbentuk huruf 'U' yang menjorok dari bibir tebing menuju ke atas lembah Grand Canyon. Turis dapat berjalan kaki dari satu sisi ke sisi lainnya di atas lantai yang tembus pandang sehingga biaa melihat langsung apa yang ada jauh di bawah kedua kaki mereka.
Wahana Skywalk ini berada di wilayah reservasi Indian Hualapai di barat Grand Canyon, Negara Bagian Arizona.
Pria yang melakukan aksi bunuh diri itu memanjat pagar pengaman disaksikan oleh turis lainnya. Tidak ada turis lain yang terluka tetapi wahana itu akhirnya ditutup sementara dan pihak pengelola berencana menggodok peraturan baru bagi para turis.
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News