GenPI.co - Ibu Elon Musk, Maye Musk, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa tidur di garasi ketika dia mengunjungi putranya yang miliarder di Texas, AS.
Berbicara kepada The Sunday Times di Inggris, model dan aktivis berusia 74 tahun itu menguak berbagai topik, termasuk hubungannya dengan Tesla dan CEO SpaceX.
Meskipun putranya yang miliarder adalah orang terkaya di dunia, Maye mengungkapkan bahwa Elon tidak tertarik pada harta sama sekali.
Bahkan, ketika dia mengunjungi raja teknologi itu di Texas, lokasi kantor pusat SpaceX berada Maye harus tidur di garasi.
"Anda tidak dapat memiliki rumah mewah di dekat lokasi roket," kata Maye kepada media The Sunday Times, dikutip Senin (28/8).
Awal tahun ini, Elon sendiri telah menyatakan bahwa dia bahkan tidak memiliki rumah dan tinggal sebuah tempat milik seorang temannya.
Sebelumnya pada tahun 2020, dia mengungkapkan niatnya untuk menjual semua propertinya.
"Saya menjual hampir semua harta benda fisik. Tidak akan memiliki rumah," katanya di Twitter.
Dia menambahkan bahwa dirinya tidak memiliki uang tunai lantaran menganggap kepemilikan hanya membebani dirinya
Elon Musk kemudian mengatakan bahwa tempat tinggal utamanya adalah sewa dari SpaceX, senilai $50.000.
Sementara itu, selama wawancara, Maye berbagi bahwa tidak seperti putranya, dia tidak tertarik untuk dibawa ke Mars.
"Anda harus memiliki enam bulan persiapan dan isolasi dan itu tidak menarik bagi saya," katanya kepada The Sunday Times.
Akan tetapi dia menambahkan bahwa dirinya akan pergi jika anak-anaknya ingin dia melakukannya.
Maye memiliki tiga anak dari mantan suaminya Errol Musk. Mereka adalah Elon, Kimbal dan Tosca.
Berbicara kepada The Sunday Times, dia juga merenungkan "masa-masa sulit" yang dialami setelah akhir pernikahannya dengan Errol.
"Untuk waktu yang lama setelah saya meninggalkan pernikahan saya, saya merasa sakit di perut saya. Saya sangat takut tidak bisa memberi makan anak-anak saya," kata Maye.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News