GenPI.co - Para pemimpin kelompok Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) dikabarkan bertemu di ibukota Lebanon pada hari Jumat (26/8).
Melansir Jerusalem Post, Minggu (28/8), pertemuan itu sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menampilkan front persatuan di Jalur Gaza setelah konflik baru-baru ini dengan Israel.
Delegasi Hamas yang dipimpin oleh wakil kepala politbiro Hamas, Saleh al-Arouri, bertemu dengan sekretaris jenderal PIJ Ziyad al-Nakhala di Beirut.
Dalam konflik 3 hari dengan Israel, 5-7 Agustus silam, PIJ berjuang sendiri tanpa bantuan Hamas. Hal itu membuat muncul ketegangan di antara kedua organisasi itu.
Selain kurangnya koordinasi selama operasi, seorang teroris Hamas secara tidak sengaja terbunuh oleh roket Jihad Islam yang salah tembak.
Insiden itu dipublikasikan sendiri oleh Hamas dan media Palestina selama konflik, bersama dengan pernyataan yang menguatkan yang dibuat pada oleh Unit Juru Bicara IDF.
Selain itu, lebih banyak warga sipil Gaza yang terbunuh oleh roket Jihad Islam yang gagal daripada oleh serangan udara Israel
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Hamas, dikatakan bahwa kedua kelompok menyepakati beberapa hal.
Salah satunya, setiap ketidaksepakatan atas pendekatan taktis tidak akan pernah mempengaruhi hubungan jangka panjang dan strategis mereka.
Kedua kelompok itu sepakat untuk memperkuat kerja sama dan hubungan di Jalur Gaza dan Tepi Barat dengan cara yang melayani rakyat Palestina.
menurut Hamas, turut dibahas dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan terbaru di dunia Arab dan Timur Tengah.
Hams dan PIJ juga menyinggung upaya Israel untuk melemahkan perlawanan Palestina yang berkembang.
Kelompok-kelompok itu berterima kasih kepada Republik Islam Iran dan organisasi Lebanon Hizbullah karena mendukung perlawanan Palestina.
Delegasi Hamas ke Beirut termasuk anggota politbiro Zaher Jabarin dan Khalil al-Hayya.
Dalam pertemuan bersama al-Nakhala PIJ itu antara lain Akram al-Ajouri dan Abdel Aziz Minawi, keduanya anggota politbiro PIJ.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News