Kasus Cacar Monyet di Tokyo, WNI di Jepang Diminta Waspada

02 Agustus 2022 07:25

GenPI.co - Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang harus meningkatkan kewaspadaan menyusul penemuan dua kasus cacar monyet di Tokyo.

Hal tersebut dikatakan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi di Tokyo, Senin (1/8).

“Menurut saya itu (cacar monyet) lebih parah akibatnya, saya kira masyarakat kita harus lebih cermat menyikapi lingkungannya,” kata dia.

BACA JUGA:  Cacar Monyet Mulai Mendunia, Prediksi Bill Gates Benar?

Heri melanjutkan, dampak yang ditimbulkan penyakit itu menjadi alasan agar WNI di Jepang meningkatkan kehati-hatian.

“Itu lebih berat akibatnya, tetapi cara penyebarannya berbeda tidak seperti flu atau Covid-19,” katanya.

BACA JUGA:  Cacar Monyet Renggut Nyawa, Spanyol Nyalakan Alarm Bahaya

Sebelumnya, otoritas Jepang merilis dua kasus cacar monyet pada pekan lalu.

Kasus pertama diumumkan pada Senin (24/7) yang menimpa pada seorang berusia 30 tahun setelah dia pulang dari Eropa.

BACA JUGA:  Cacar Monyet Makin Ganas, New York Sampai Nyatakan Status Darurat

Kemudian pada Kamis (28/7), ditemukan kasus cacar monyet  pada seseorang yang baru kembali dari Amerika Tengah dan Utara.

Kedua penderita itu mengalami sejumlah gejala seperti radang mulut, sakit kepala dan nyeri otot, namun berada dalam kondisi stabil.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kasus cacar monyet kini telah berjumlah 16.000 kasus dan dilaporkan dari 75 negara.

Sejauh ini terdapat lima orang meninggal dunia.(ANT)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co