Sikap Indonesia Kejutkan Dunia di Tengah Perang Rusia dan Ukraina

31 Maret 2022 07:50

GenPI.co - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyebutkan perang Rusia dan Ukraina saat ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan kawasan Indo-Pasifik agar lebih hati-hati serta penghormatan terhadap hukum internasional oleh semua pihak.

"Tentunya penghormatan terhadap hukum internasional harus menjadi komitmen semua pihak, agar kawasan Indo-Pasifik menjadi kawasan damai, stabil, dan sejahtera," ujar Menlu Retno dalam pertemuan Doha Forum, dikutip dari Antara, Kamis (31/3/2022).

Menurut dia, penghormatan terhadap hukum internasional harus dilakukan secara konsisten dan bukan berdasarkan pick and choose, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.

BACA JUGA:  Menlu Retno Marsudi Blak-blakan Strategi Indonesia Selama 2022

Indonesia juga mengingatkan agar pembentukan kelompok-kelompok multilateral dan plurilateral yang telah dilakukan dapat menjadi building block.

Hal tersebut guna menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

BACA JUGA:  Menlu Retno Marsudi Bongkar Misi Diplomatik Indonesia di Kabul

Retno juga menyampaikan latar belakang pembentukan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dengan bertujuan untuk mencapai tiga hal.

Pertama, untuk terus membangun paradigma positif dengan terus mengajak semua pihak mengembangkan budaya dialog dan kolaborasi, budaya kerja sama yang saling menguntungkan alih-alih zero sum, serta mengubah trust deficit menjadi kepercayaan strategis.

BACA JUGA:  Menlu Retno Marsudi Sampaikan Kabar Gembira, Alhamdulillah

"Kedua, terus mengembangkan kerja sama konkret karena dengan melakukan kerja sama konkret dapat dicegah munculnya ketegangan.

Terkait kerja sama konkret tersebut, ada empat prioritas kerja sama yang ditawarkan AOIP, yakni kerja sama maritim, konektivitas, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta perdagangan dan investasi.

Ketiga adalah untuk mengembangkan arsitektur regional yang inklusif.

Adapun, selama di Doha, Menlu Retno turut melakukan berbagai pertemuan dengan sejumlah pihak, di antaranya Menteri luar Negeri Qatar, Arab Saudi, Meksiko, Sri Lanka, dan Uni Eropa.(Ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co