Pasukan Ukraina Kirim Rudal, Markas Militer Rusia Meledak!

31 Maret 2022 06:25

GenPI.co - Beberapa publikasi melaporkan dugaan penyerangan menggunakan rudal yang dilakukan pasukan Ukraina terhadap markas militer di tanah Rusia.

Melansir Daily Mail, rekaman telah muncul dari Belgorod, di Rusia barat, menunjukkan sebuah perkemahan - diyakini sebagai gudang senjata - terkena rudal Ukraina pada Selasa (29/3) malam.

Lokasi ledakan rudal hanya 12 mil dari perbatasan Rusia-Ukraina dekat desa Krasniy Oktyabr di luar kota Belgorod. 

BACA JUGA:  Komandan Rusia Resimen Tank Bunuh Diri, Penyebabnya Bikin Ngilu

Kobaran api dari ledakan itu  terlihat dari Ukraina, kata laporan The Daily Mail lebih lanjut.

Laporan New York Post yang mengutip gubernur regional Vyacheslav Gladkov menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

BACA JUGA:  Rusia Beri Kejutan Besar, Ukraina Bisa Bernapas Lega

Namun namun laporan yang mengutip dari kantor berita Rusia TASS mengeklaim 4 tentara Rusia terluka oleh serangan itu.

Pekan lalu, TASS mengatakan dalam sebuah laporan bahwa dua pria terluka ketika sebuah rudal dari Ukraina meledak di daerah yang sama.

BACA JUGA:  Rusia Mengendurkan Serangan, Zelenskiy Malah Kirim Ucapan Pedas

Serangan rudal belum dikonfirmasi secara resmi oleh pasukan pertahanan Ukraina.

Namun jika mereka melakukannya, ini akan menjadi serangan Ukraina kedua di wilayah Rusia sejak dimulainya invasi pada 24 Februari lalu.

Menurut beberapa wartawan Ukraina, depot Rusia di Belgorod dihancurkan oleh rudal balistik OTR-21 Tochka-U.

Rudal itu ditembakkan oleh brigade rudal ke-19 Ukraina, meskipun hal ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pejabat pertahanan Ukraina.

Ledakan itu terjadi pada hari Rusia mengumumkan akan mulai menarik kembali pasukan dari Kyiv dan Chenihiv menyusul pembicaraan damai dengan para pejabat Ukraina di Istanbul.

Tetapi Ukraina bereaksi dengan skeptis terhadap janji Rusia, dengan Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan mereka "tidak naif".

"Ukraina telah belajar selama 34 hari invasi ini, dan selama delapan tahun terakhir perang di Donbass, bahwa satu-satunya hal yang dapat mereka percaya adalah hasil nyata," katanya pada hari Selasa.(*)

 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co