GenPI.co - Bank Dunia memastikan telah menghentikan semua program yang berlangsung di Rusia dan Belarusia.
Hal ini menyusul invasi Rusia dan permusuhan terhadap rakyat Ukraina.
Dikutip dari Antara, Kamis (3/3/2022), keputusan menghentikan semua program di Rusia dan Belarusia ini datang sehari setelah para pemimpin Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan mereka berlomba untuk memberikan miliaran dolar dana tambahan ke Ukraina.
Sementara, Uni Eropa, Amerika Serikat, Inggris dan lain-lain telah memukul Rusia dengan berbagai sanksi setelah invasi ke Ukraina.
Mereka juga telah memberlakukan pembekuan aset, larangan perjalanan dan pembatasan lainnya pada banyak individu Rusia termasuk Presiden Vladimir Putin.
Sebelumnya, bank pembangunan multilateral itu mengatakan tidak menyetujui pinjaman atau investasi baru di Rusia sejak 2014, tahun ketika Rusia mencaplok wilayah Krimea di Ukraina.
Selain itu, Bank Dunia menyebutkan belum menyetujui pinjaman baru ke Belarus sejak pertengahan 2020, ketika Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada negara itu atas pemilihan presiden yang disengketakan.
Menurut situs web Bank Dunia, komitmen pinjaman ke Belarus mencapai 308 juta dolar AS pada 2020, dengan proyek aktif termasuk proyek pemanas biomassa, pekerjaan pengembangan kehutanan dan modernisasi pendidikan.
Bank Dunia telah meminjamkan lebih dari 16 miliar dolar AS kepada Rusia sejak awal 1990-an.
Proyek terbaru yang disetujui termasuk program pemuda di Kaukasus Utara pada 2013 dan program warisan budaya sejak 2010.(Ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News