GenPI.co - Militer Ukraina mengeklaim berhasil menghancurkan empat tank milik Rusia di sebuah jalan dekat kota timur Kharkiv dan menewaskan 50 tentara Rusia di dekat sebuah kota di wilayah Luhansk.
Selain itu, berhasil menembak jatuh pesawat tempur keenam Rusia, juga di bagian timur Ukraina.
Dilansir Reuters, Kamis (24/2/2022), dinas penjaga perbatasan Ukraina mengatakan tiga anggotanya tewas di wilayah Kherson selatan dan sejumlah anggota lainnya terluka.
Kemudian, penasihat menteri dalam negeri Ukraina menambahkan sedikitnya delapan orang tewas dan sembilan lainnya terluka akibat tembakan mortir Rusia, saat Moskow meluncurkan serangan udara dan darat secara besar-besaran di negara tetangganya itu.
Sementara, Rusia telah membantah laporan bahwa pesawat atau kendaraan lapis baja mereka telah dihancurkan.
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengakui telah berbicara dengan rekannya dari Amerika Serikat, Joe Biden, yang mengutuk tindakan Rusia.
Dalam pesan video yang diposting di Facebook setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan peluncuran operasi militer terhadap Ukraina, Zelensky juga memperkenalkan darurat militer di seluruh negeri.
Dia menyebut Rusia telah menghancurkan infrastruktur militer Ukraina, tapi meminta rakyat tidak panik atas agresi itu.
Di saat yang bersamaan, Sekjen PBB Antonio Guterres juga mengeluarkan pernyataan tegas atas invasi Rusia terhadap Ukraina.
Dia mendesak Putin untuk menghentikan semua operasi militer.
"Presiden Putin, atas nama kemanusiaan, bawa pasukan Anda kembali ke Rusia," tegas Gutteres.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News