Skandal Alibaba Bikin Geger, Karyawan Wanita Langsung Dipecat

13 Desember 2021 13:25

GenPI.co - Skandal Alibaba bikin geger dunia. Itu dipicu karyawan wanita yang dipecat gegara skandal pelecehan. Skandal tersebut viral dan kini dalam penyelidikan.

Kisah pelecehan seksual bermula dari unggahan seorang karyawan wanita di Weibo. Karyawan Alibaba tersebut menceritakan kisah pelecehan yang dialaminya saat dalam perjalanan bisnis.

Wanita yang tak mengungkapkan identitasnya tersebut menyebut insiden terjadi pada Selasa (27/7) lalu. Saat itu, bosnya memaksa melakukan perjalanan bisnis dengannya.

BACA JUGA:  Curi Perhatian, 7 Produk Unik Alibaba di Taobao Maker Festival

Kemudian mereka bertemu dengan salah satu klien di kota Jinan, sekitar 900 kilometer dari kantor pusat Alibaba di Hangzhou. Saat pertemuan itulah, klien tersebut mencium korban.

Kala itu, korban mabuk dan mendapati dirinya dalam keadaan tanpa busana di sebuah kamar hotel. Sayangnya, korban tak mengingat kejadian apa yang dialaminya malam sebelumnya.

BACA JUGA:  Warga China Dilanda Panic Buying, Swalayan hingga Alibaba Diserbu

Korban pun mengecek rekaman CCTV yang dia peroleh dari pihak hotel. Terlihat sang atasan memasuki kamar itu empat kali sepanjang malam.

Sekembalinya ke Hangzhou, korban melaporkan kejadian yang dialaminye ke pihak HRD pada 2 Agustus lalu. Korban meminta atasannya dipecat. Pada awalnya pihak HRD setuju namun laporan tersebut akhirnya tidak ditindaklanjuti.

BACA JUGA:  Perluas Pasar, Alibaba Hadirkan Fitur Digital Ramah Lansia

Melansir dari BBC, Senin (13/12/2021), dikatakan bahwa karyawan wanita tersebut telah dipecat dari perusahaan sejak bulan lalu.

Pemecatan itu terkait tudingan telah menyebarkan kebohongan yang telah merusak reputasi perusahaan.

"Pemecatan menyebabkan keprihatinan sosial yang kuat dan berdampak buruk pada perusahaan," kata karyawan wanita tersebut sebagaimana dikutip dari BBC.

Sang karyawan wanita yang merasa telah dirugikan mengaku kaget saat mendapat pelecehan dari kolega dan kliennya.

"Saya tidak melakukan kesalahan, dan tentu saja tidak akan menerima hasil ini, dan di masa depan akan menggunakan cara hukum untuk melindungi hak dan kepentingan saya," jelasnya. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Agus Purwanto

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co