Pernah Diledakkan Mossad, Situs Nuklir Karaj Iran Beroperasi Lagi

17 November 2021 10:10

GenPI.co - Iran dilaporkan kembali melanjutkan produksi peralatan untuk sentrifugal canggih di situs nuklir Karaj yang pernah diledakan Mossad.

Fasilitas tersebut meledak pada bulan Juni lalu, di mana Iran menuduh entitas intelijen Israel itu sebagai dalangnya.

Aktivitas produksi sentrifugal itu dilaporkan Wall Street Journal pada hari Selasa (16/11), mengutip sumber-sumber diplomatik barat.

BACA JUGA:  Terkuak Senjata Mengerikan yang Buat Militer Israel Makin Digdaya

Dikatakan, Iran dapat mulai secara diam-diam mengalihkan sentrifugal canggih ke situs-situs yang tidak diumumkan jika ingin secara sembunyi-sembunyi bergerak lebih dekat ke senjata nuklir.

Sentrifugal memperkaya uranium untuk berpotensi membuat senjata nuklir, dan beberapa model Iran yang lebih maju dapat mempercepat proses itu dengan kecepatan empat hingga lima kali lipat dibandingkan model lama.

BACA JUGA:  Jika Israel Cari Gara-gara, Garda Revolusi Iran Bikin Hancur

Kekhawatiran ini diperparah oleh fakta oleh pengakuan IAEA pada bulan September bahwa mereka telah buta terhadap apa yang terjadi di Karaj sejak Juni 

Hal itu lantaran penolakan Iran untuk memberikan akses kepada inspektur nuklir ke situs tersebut atau menjelaskan apa yang terjadi pada kamera pemantau. 

BACA JUGA:  Pesawat Pengebom AS & Jet Tempur Israel Melintas, Iran Deg-degan

Teheran sendiri mengklaim bahwa penundaan akses IAEA berkaitan dengan penyelidikannya terhadap serangan sabotase Juni di mana situs tersebut diserang oleh pesawat tak berawak yang diduga diarahkan oleh Mossad.

Tidak jelas bagaimana para diplomat Barat memiliki informasi tentang perkembangan umum di Karaj tanpa mengunjungi situs tersebut secara fisik.

Tak dirincikan pula  apakah pengungkapan itu didasarkan pada ringkasan perkembangan yang diteruskan oleh Iran atau sumber-sumber independen.

Laporan itu juga mencatat bahwa beberapa dari 170 sentrifugal canggih yang baru dibangun dari suku cadang yang diproduksi di Karaj sedang dipasang di fasilitas Fordow Teheran, jauh di bawah tanah dan dibentengi.

Selain itu, laporan tersebut mengatakan bahwa produksi di Karaj dilanjutkan pada bulan Agustus, tetapi sekarang produksi telah melonjak ke tingkat yang jauh lebih tinggi.

Produksi sentrifugal Iran akan menjadi masalah kritis dalam pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan dunia yang dijadwalkan untuk dilanjutkan pada 29 November.

Ada kemungkinan bahwa laporan bocoran terbaru mungkin merupakan upaya Iran untuk mengintimidasi pemerintahan Biden agar menyetujui konsesi baru karena takut seberapa jauh Iran akan pergi jika tidak ada kesepakatan segera dipotong.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co