Tekanan Terhadap Taiwan Menguat, AS pun Memperingatkan China

15 November 2021 01:20

GenPI.co - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Sabtu (13/11)  mengatakan pihaknya memperingatkan China atas tekanan terhadap Taiwan.

Kabar tersebut keluar ketika dua itu bertemu kekuatan bersiap untuk pertemuan puncak yang ditunggu-tunggu.

“Menteri Luar Negeri Antony Blinken berbicara dengan Menteri Luar Negeri Wang Yi dan menyatakan keprihatinan mengenai berlanjutnya tekanan militer, diplomatik, dan ekonomi China terhadap Taiwan," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:  Ulah Peretas Bikin FBI Kecolongan - Sistem Email Dibobol

Presiden Joe Biden dan mitranya Presiden China Xi Jinping dikabarkan  akan mengadakan pertemuan puncak virtual Senin (15/11) malam waktu Washington.

Blinken dan Wang berbicara pada hari Jumat untuk membahas persiapan KTT.

BACA JUGA:  Terkuak, Militer AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Suriah

Keduanya dilaporkan mendesak Beijing untuk terlibat dalam dialog yang berarti untuk menyelesaikan masalah lintas-Selat secara damai dan dengan cara yang konsisten dengan keinginan dan kepentingan terbaik rakyat di Taiwan. 

Hubungan antara AS dan China telah memburuk, sebagian karena Taiwan, wilayah berpemerintahan demokrasi yang diklaim oleh Beijing. 

BACA JUGA:  Ukraina Memanas, Ada 100 Ribu Tentara Rusia di Perbatasan

Kedua kekuatan ekonomi itu juga bertikai atas perdagangan, hak asasi manusia, dan masalah lainnya.

Militer China bulan lalu membuat rekor jumlah serangan ke zona pertahanan udara Taiwan..

Washington telah berulang kali mengisyaratkan dukungannya untuk Taiwan dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai agresi China.

Departemen Luar Negeri mengatakan KTT Senin memberikan kesempatan bagi pemimpin AS dan China untuk membahas bagaimana mengelola persaingan secara bertanggung jawab.

Kedua negara itu juga sambil bekerja sama di bidang-bidang di mana kepentingan selaras.

Biden dan Xi telah berbicara melalui telepon dua kali sejak veteran Demokrat itu pindah ke Gedung Putih. 

Kedua tokoh itu juga bertemu secara ekstensif ketika Biden adalah wakil presiden Barack Obama, dan Xi adalah wakil presiden untuk Hu Jintao.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co