Teori Konspirasi Covid-19 Terpatahkan, Asal Virus Ternyata…

26 September 2021 08:25

GenPI.co - Teori konspirasi yang menyebut Covid-19 diciptakan secara sengaja pada sebuah lab di wuhan, China kini menjadi omong kosong belaka.

Pasalnya sebuah laporan pracetak yang dirilis The Conversation pada Jumat (24/9), menyajikan data kuat mengenai teori limpahan alami asal mula virus itu.

“Data tersebut  sulit disamakan dengan teori 'kebocoran lab'," kata Hamish McCallum, direktur Center for Planetary Health and Food Security di Universitas Griffith.

BACA JUGA:  Rakyat Myanmar Angkat Senjata, Junta Militer Gentar Lalu Bentuk..

Menurut artikel itu, studi tersebut didasarkan pada pemeriksaan pengurutan genetika secara teliti dari dua garis keturunan awal dari orang-orang yang terinfeksi pada akhir 2019 hingga awal 2020.

Kedua garis keturunan itu dibedakan oleh dua nukleotida di dua tempat utama yang berbeda dalam pengurutan gen.

BACA JUGA:  Taliban Mulai Terapkan Hukuman Brutal, AS Murka dan Bilang...

"Seandainya terjadi peristiwa kebocoran laboratorium tunggal, pemisahan menjadi garis keturunan A dan B pasti sudah terjadi setelah kebocoran laboratorium," jelas artikel tersebut.

Para peneliti studi itu mengatakan bahwa pihaknya  berharap dapat menemukan sejumlah substansi dari garis keturunan perantara, dengan garis keturunan nukleotida A berada di satu tempat dan garis keturunan nukleotida B berada di tempat lain.

BACA JUGA:  Kemampuan Varian Baru Covid-19 Bikin Gentar, Bisa Menular Lewat..

"Namun, jika hampir semua pengurutan gen yang diperoleh dari manusia adalah murni garis keturunan A atau murni garis keturunan B, maka ini menunjukkan bahwa terdapat sedikitnya dua peristiwa limpahan berbeda, baik dari kelelawar langsung atau melalui inang perantara," kata artikel itu.

Artikel itu menambahkan bahwa  evolusi dari dua garis keturunan terjadi sebelum manusia terinfeksi.

"Karena itu, bukti genetik dengan sangat kuat memperlihatkan bahwa terdapat sedikitnya dua peristiwa limpahan berbeda pada populasi manusia," kata artikel tersebut.(ANT)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co