GenPI.co - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal blak-blakan ikut buka suara terkait nasib Afghanistan saat ini.
Dino Patti Djalal mendadak menyebut Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pernah mengusulkan kebijakan Power-Sharing untuk perdamaian Taliban-Afghanistan saat menjabat Presiden beberapa tahun lalu.
Usulan itu disampaikan SBY kepada Presiden Barack Obama yang saat itu menjabat Presiden Amerika Serikat (AS).
Hal tersebut diungkapkan Dino Patti Djalal melalui akun media sosial Twitter pribadinya.
"Did u know? Presiden SBY dulu pernah usulkan kepada Pemerintah Obama agar diupayakan power-sharing antara pemerintah Hamid dengan Taliban sebagai solusi politik damai jangka panjang," jelas Dino Patti Djalal dikutip GenPI.co, Selasa (24/8).
Namun menurut Dino Patti Djalal, usulan itu tidak terealisasi.
Dino Patti Djalal berkeyakinan, seandainya saja usulan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu didengar, Afghanistan tidak seperti sekarang ini.
"Kalau dulu usulan ini didengar, mungkin Afghanistan tidak seperti sekarang," ungkapnya.
Saat ini, usai pengambilalihan kekuasaan oleh kelompok Taliban sejak Minggu, 15 Agustus 2021 yang lalu, kondisi di Afghanistan memanas.
Bahkan, gelombang protes dan penolakan kepada Taliban terus menguat dari berbagai lapisan di negara itu.
Padahal, Taliban sudah menyatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas rakyat Afghanistan.
Selain itu, Taliban juga telah mengumumkan bahwa pihaknya kini tengah mempersiapkan pemerintahan yang baru dan akan diumumkan dalam waktu dekat.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News