Melakukan traveling saat kondisi panas matahari menyengat, memang perlu persiapan. Hal itu tentunya untuk menghindari resiko kulit gosong bahkan terbakar. Dalam waktu yang lama paparan sinar matahari, juga memiliki risiko yang kurang baik bagi kesehatan kulit, bahkan memicu kanker.
Dilansir dari Hello Magazine, Jumat (15/2) sebuah penelitian yang dilakukan oleh British Association of Dermatologists telah menemukan bahwa lebih dari 35% orang Inggris telah terbakar matahari pada tahun lalu, sementara 46 persen mengaku kulit menjadi melepuh selama perjalanan ke luar negeri.
Untuk mengurangi resiko kulit gosong dan terbakar saat musim panas, seorang ahli farmasi, Anshu Bhimba memberikan 4 kiat efektif berikut ini:
1. Gunakan Lotion Secukupnya
Sangat penting menggunakan lotion atau perlindungan sunscreen yang cukup saat musim panas. Namun pastikan mengaplikasikan tabir surya ke area yang sama tidak lebih dari dua kali. Terapkan jumlah yang setara dengan ukuran bola golf (atau enam sendok teh) untuk menutupi seluruh tubuh Anda. Kemasan botol 200ml cukup untuk sekitar enam aplikasi pada orang dewasa.
2. Perhatikan Kandungan SPF yang tepat
Dengan begitu banyak produk kecantikan, terkadang susah memilih produk yang sangat sesuai dengan kebutuhan kulit. Jenis kulit yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda pula. Kulit sangat pucat, bintik-bintik, mata biru dan rambut pirang atau merah membutuhkan SPF 50 + . Sedangkan kulit yang cerah dengan mata biru, hijau atau cokelat membutuhkan SPF 50 atau SPF 30Fair untuk kulit yang cukup gelap. Sementara SPF 30 cocok untuk kulit Mediterania yang dominan dengan coklat atau rambut coklat gelap dan mata coklat. Dan untuk kulit hitam dengan rambut hitam dan mata coklat gelap idealnya menggunakan SPF 15.
3. Perlindungan Terhadap Kulit Anak-anak
Kulit anak-anak lebih halus dan sensitif terhadap kerusakan UV. Untuk melindungi kulit anak, disarankan menggunakan SPF 50 atau lebih, dan tidak pernah di bawah SPF 30. Jika si kecil masuk dan keluar dari kolam renang pastikan untuk mengoleskan kembali setelah menggunakan handuk kering.
4. Pilih Tempat Yang Teduh
Meskipun berada di bawah payung, itu akan jauh lebih baik daripada langsung di bawah sinar matahari. Untuk menghindari sinar UV-B, perlu menemukan daerah yang teduh di mana Anda tidak dapat melihat langit sehingga tidak ada sinar berbahaya yang dapat menembus. Atau jika tidak gunakan produk sunscreen UV-B.
Jika Anda memiliki riwayat kerusakan akibat sinar matahari atau kanker kulit, selalu gunakan faktor sunscreen dengan SPF paling tinggi dan carilah tempat teduh jika memungkinkan. Terapkan setengah jam sebelum pergi keluar rumah. Aplikasikan krim matahari minimal setiap dua jam. Kulit yang dehidrasi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari, jadi minimalisir penggunaan air. Tabir surya jenis waterproof tidak tahan gesekan, jadi terapkan kembali setelah kulit dikeringkan dengan handuk atau berkeringat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News