Ngeri! Makan Semangka Berlebihan Ternyata Sangat Bahaya

01 September 2020 10:10

GenPI.co - Semangka merupakan salah satu buah yang sangat menyegarkan. Apalagi, rasa dan tekstur yang cenderung ringan, banyak orang yang mengonsumsinya secara berlebihan.

Semangka sangat sempurna untuk menghilangkan dahaga karena memiliki kadar air yang tinggi. Kandungan vitamin A, C, B6, dan potasium membuat semangka sangat menyehatkan.

BACA JUGASeptember Bakal Hujan Uang, Hoki 4 Zodiak Bikin Banjir Rezeki 

Tak hanya itu saja, semangka mengandung fitokimia (senyawa kimia alami dari tumbuhan) likopen. Menurut laporan U.S. Africultural Research Service, 1 ½ gelas semangka mengandung 9-13 mg likopen. 

Pigmen merah tumbuh ini memberikan warna merah pada semangka, sekaligus bekerja sebagai antioksidan untuk mengurangi risiko kanker dan penyakit lainnya.

Semangka juga mengandung potasium (atau kalium) dalam jumlah moderat, mineral yang esensial untuk fungsi seluruh sel tubuh, organ-organ, dan jaringan. Orang dewasa sehat butuh asupan 2.000 mg potasium setiap hari.

BACA JUGA: Awas! 3 Kelompok Disebut Akan Merongrong Pemerintahan Jokowi

Namun, mengonsumsi semangka secara berlebihan ternyata sangat membahayakan kesehatan:

1. Menyebabkan diabetes gestasional

Diabetes gestasional adalah masalah kesehatan umum tetapi serius yang dapat memengaruhi wanita hamil. Konsumsi semangka yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah, yang mengarah pada diabetes gestasional.

Meskipun semangka merupakan sumber kesehatan yang baik karena memiliki sejumlah vitamin, mineral, dan senyawa lainnya, tetap itu bisa tidak baik untuk wanita hamil dan harus menghindari makan semangka selama masa kehamilannya.

BACA JUGAKhasiat Daun Kenikir Ternyata Bisa Rontokkan Diabetes Tipe-2

2. Membuat gula darah tinggi

Semangka merupakan sumber gula alami yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Terlalu banyak makan semangka membuat kadar gula dalam darah bisa melonjak tinggi. 

Hal ini karena semangka memiliki indeks glikemik yang tinggi. Jika kamu menderita diabetes, ada baiknya untuk menghindari mengonsumsi buah semangka.

3. Menurunkan tekanan darah

Mengonsumsi semangka dalam jumlah besar merupakan hal yang buruk karena dapat menurunkan tingkat tekanan darah ke tingkat yang sangat rendah. 

Akibat dari penurunan tekanan darah bisa menyebabkan hipotensi, pusing, pingsan, dan lainnya. Oleh karena itu, orang dengan tekanan darah rendah sangat disarankan untuk menghindari buah semangka.

4. Diare

Mengonsumsi semangka terlalu banyak bisa meningkatkan risiko terkena diare. Hal ini karena kandungan likopen dalam semangka sangat tinggi, bahkan lebih tinggi daripada tomat, selain itu juga karena tingginya kadar air yang dimiliki semangka.

Jika makan semangka terlalu banyak, maka itu akan menyebabkan tinja menjadi berair dan ini akan membuat kamu jadi diare.

5. Menyebabkan masalah kardiovaskular

Kandungan kalium yang ada dalam semangka merupakan nutrisi yang penting dalam berperan menjaga tubuh tetap sehat, dan membuat tulang serta otot lebih kuat.

Namun, jika tubuh kita mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium terlalu banyak, maka kandungan kalium dalam tubuh akan semakin besar dan bisa menyebabkan masalah kardiovaskular seperti denyut nadi lemah, detak jantung tidak teratur, dan lainnya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Tommy Ardyan

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co