GenPI.co - Salah satu generasi milenial yang sukses meniti kariernya di usia muda adalah Naya Anindita.
Di usia yang baru menginjak sudah berhasil menjadi sutradara, aktris, sekaligus penulis skenario.
BACA JUGA: Andre Surya Jadi Animator Film Hollywood Bermula Hobi Main Game
Perempuan kelahiran Bandung, 9 November 1988 merupakan lulusan dari Liem Kokwing University di Malaysia dan Curtin University di Australia jurusan S1 Komunikasi Massa.
Setelah lulus, Naya sempat bekerja sebagai asisten produksi di Channel V dan Metro TV.
Setelah bekerja di televisi, Naya juga sempat menjadi asisten departemen art di Dentsu Advertising Agency, hingga akhirnya bergabung dengan Euphoria.
Nama Naya Anindita mulai dikenal publik ketika dirinya memandu acara Jalan-Jalan Men bersama Jebraw.
Selain tampil di depan kamera, Naya juga kerap membuat sejumlah film-film pendek independen.
Film komersil pertama yang digarap Naya adalah Sundul Gan: The Story of Kaskus yang dirilis pada 2016. Setelah itu, Naya kembali menggarap film Eggnoid yang dirilis pada 2019.
Eggnoid merupakan film diangkat dari komik digital Webtoon mengenai seorang pria tampan yang "menetas" dari telur misterius.
Film Eggnoid merupakan film pertama di mana Naya ikut terlibat sepenuhnya dari pengembangan cerita hingga penulisan naskah.
Selain menjadi sineas berbakat, Naya juga sangat peduli dengan isu-isu sosial.
BACA JUGA: Kebab Turki Baba Rafi: dari Pakai Gerobak Sampai Ada di 9 Negara
Baru-baru ini, Naya juga ikut terlibat dalam kompetisi Anti-corruption Film Festival (ACFFest) 2020 yang diselengarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News