4 Akibat yang Bisa Terjadi Jika Anak Sering Dibentak

29 Juni 2020 08:50

GenPI.co - Tidak mudah menjalankan peran orang tua yang senantiasa sabar dengan perilaku anak-anak.

Ada kalanya Anda hilang kesabaran saat menghadapi anak, sehingga membentak anak dengan nada yang keras.

BACA JUGABunda Wajib Tahu, 4 Jenis Sayur Terbaik untuk Tumbuh Kembang Anak

Membentak memang bukan cara yang baik berkomunikasi dengan anak, bahkan dapat menimbulkan akibat tertentu.

1. Membuat anak tidak mau mendengarkan orang tua

Jika Anda berpikir saat Anda membentak anak menjadi lebih mendengarkan dan patuh terhadap ucapan Anda, Anda tentu salah besar.

Justru, salah satu akibat yang mungkin terjadi saat anak sering dibentak adalah anak Anda jadi tidak mau mendengar nasihat orang tua.

2. Menjadikan anak merasa tidak berharga

Anda mungkin pernah merasa bahwa membentak anak membuatnya lebih menghormati Anda. Padahal, anak yang terlalu sering dibentak merasa dirinya tidak berharga. 

Hal ini tentu menjadi akibat lain dari anak yang sering dibentak oleh orang tua.

3. Merenggangkan hubungan dengan anak

Saat anak terlalu sering dibentak, salah satu akibat yang mungkin terjadi adalah hubungan orang tua dan anak menjadi renggang.

Saat dibentak, anak mungkin merasa sedih, malu, dan tidak disayang lagi. Jadi, tak heran jika anak tidak mau terlalu dekat lagi dengan Anda.

4. Menciptakan perilaku yang sama pada anak di masa depan

Menghardik ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kondisi psikologis anak dalam jangka panjang. 

BACA JUGAJangan Suka Menakut-nakuti Anak, Ini 4 Dampak Buruknya

Anak yang semasa kecil sering dibentak oleh orang tua lebih berisiko mengalami gangguan perilaku dan depresi akibat trauma masa kecil ini. (Hellosehat)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Irwina Istiqomah

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co