GenPI.co - Setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan mimpinya dan mengukir prestasi. Tak terkecuali dengan Arya Putra Pandu, bocah 12 tahun dari Cianjur, Jawa Barat.
Siapa sangka, ia yang lahir dan tumbuh dari keluarga prasejahtera ini mampu menyabet medali di kejuaraan pencak silat internasional.
BACA JUGA:
Meskipun Arya berasal dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), tetapi siswa SDN Cibarengkok, Kecamatan Bojong Picung, Cianjur ini mampu membuktikan kemampuan luar biasa di bidang olahraga.
Semenjak memperoleh bantuan tersebut, ia pergunakan untuk terus mengasah kemampuan dengan berlatih pencak silat.
Di sekolah, Arya pun dikenal aktif sebagai siswa berprestasi. Meskipun tidak terlalu menonjol dalam bidang akademis, ia mampu menorehkan prestasi gemilang di cabang olahraga pencak silat dan ahli seni Sunda.
Bahkan dengan prestasinya tersebut, Arya mampu membawa nama baik sekolahnya dengan berbagai penghargaan yang diraihnya, salah satunya Arya pernah menjadi juara kedua Pupuh Sunda O2SN Tingkat Kabupaten Cianjur.
Pada kejuaraan Pencak Silat Terbuka PPS Paku Bumi Open VI 2019 yang diselenggarakan oleh PPS Paku Bumi pada 31 Januari-3 Februari 2019 di Bandung, Arya berhasil menyabet medali emas untuk kategori sekolah dasar.
Bocah cilik itu juga berhasil mengalahkan lawannya dari berbagai wilayah se-Indonesia, bahkan perwakilan dari Asia dan Eropa.
Kegigihan dan semangat Arya dalam berusaha serta mendapat dukungan yang luar biasa dari pihak keluarga terutama ibunya, Elly Nuriah, sehingga berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara I tunggal Putra dalam Kejuaraan Pencak silat di tingkat Asia dan Eropa.
Ahmad Yandi, Koordinator PKH Cianjur mengatakan ini menjadi salah satu bukti jika program PKH memang memberikan dampak positif, bahkan mereka yang berangkat dair penerima PKH juga menunjukan bahwa mereka mampu.
"Anak-anaknya pun bisa menunjukan kemampuan hingga meraih prestasi membanggakan. Kami harap penerima PKH lainnya pun bisa juga memiliki kehidupan lebih baik ke depannya dan mampu berdaya saing,” ungkap Ahmad.
Ia menjelaskan, anak bungsu pasangan Bendi Saputra dan Elly Nurliah yang lahir di Sukabumi 11 tahun yang lalu itu, saat ini aktif sebagai siswa di SDN Cibarengkok, merupakan penerima PKH sejak tahun 2016.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News