GenPI.co - Semua orang tua pasti setuju jika mengasuh anak adalah pekerjaan yang paling menantang. Anak-anak memiliki kemauan sendiri dan terkadang sulit ditangani. Tak jarang mereka melakukan tindakan yang bikin darah tinggi.
Setelah upaya menghentikan sederet kekacauan yang mereka buat, lalu ayah dan bunda mulai berteriak dengan mengatakan JANGAN. Pertanyaannya, apakah itu berhasil? Apakah mereka berhenti begitu mendengar teriakan yang dialamatkan padanya? Tidak selalu.
Terus-menerus menggunakan kata JANGAN pada anak mungkin membuatnya lebih memberontak. Suka tidak suka, sebagai orang tua kita perlu memilih kata-kata dengan begitu hati-hati ketika menanamkan nilai padanya.
Nah untuk membantu ayah dan bunda, beriktu 7 cara mendisiplinkan anak tanpa harus mengatakan “Jangan” setiap saat.
BACA JUGA: Penting, Ketahui 5 Jenis Masalah Kulit pada Bayi
1. "Jangan pukul adikmu!" - Sebaliknya, jelaskan kepadanya bahwa ayah/bunda tahu mengapa ia sedih. Tetapi memukul seseorang mungkin menyakitinya dan membuat orang itu sedih. Memberi tahu si kecil bahwa Anda memahami perasaannya akan membantu Anda terhubung dengan anak. Ini juga akan membantunya membuat pilihan yang lebih baik.
2. "Jangan lakukan itu." - Sebagai gantinya, gunakan kata-kata yang akan membantu anak menjadi lebih produktif dengan cara mereka mulai membuat pilihan yang lebih baik. Misalnya, ayah dan bunda dapat mencoba mengatakan, "Ayo kembalikan mainanmu sebelum kita duduk untuk makan malam.”
3. Hanya bilang “jangan!” tidak akan membantu anak memahami mengapa mereka harus melakukan apa yang ayah dan bunda suruh. Memberi mereka beberapa alasan dapat membantu mereka membuat pilihan yang lebih baik.
4. Alih-alih meneriaki anak karena mengobok-obok makanan, beri tahu dia bahwa makanan adalah untuk dimakan dan bukan untuk dbundaang. Ini mungkin sulit tapi bukan berarti tidak bisa.
5. Alih-alih menggunakan cara negatif untuk memberi tahu anak mengenai apa yang seharusnya tidak mereka lakukan, gunakan afirmasi positif. Misalnya, gunakan "Silakan bermain di dalam," alih-alih "Tidak, jangan lari!" Mengubah kata-kata dengan cara yang positif mengajarkan anak untuk menyampaikan pesan dengan lembut.
BACA JUGA: Bunda, Ajari Anak Mengatakan Tidak! Karena...
6. Alih-alih bilang ke si kecil "Tidak, jangan melepas sepatumu", cobalah memberi tahu dia bahwa Ayah/Bunda akan keluar dan minta ia membantu menemukan sepatu Anda. Meminta bantuan anak akan mengalihkan perhatiannya . Jangan lupa untuk memuji setelah ia selesai melakukan perintah.
7. Salah satu hal terpenting yang perlu diingat ketika menangani anak adalah menjaga nada bicara. Terlalu keras pada anak-anak dapat membuat mereka merasa dirinya adalah anak-anak yang buruk. Sebaliknya, buat sang anak percaya bahwa ayah/bunda tahu niat mereka tidak salah tetapi ini bukan cara bukan begitu caranya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News