Haruskah Bernegosiasi  dengan Anak?

27 Januari 2020 01:11

GenPI.co - Ini adalalah permasalahan umum dalam dunia parenting. Orang tua kerap kali dihadapkan pada situasi  di mana, kendali penuh terhadap anak tidak berlaku sama sekali.

Beberapa hal memang tidak bisa dikompromi. Misalnya, tidak membiarkan bermain di jalanan adalah hal mutlak. Meski anak menjadi trantrum karenanya, jawabannya sudah jelas,TIDAK!

Namun hal lain tentu bisa dinegosiasikan. Misalnya, Bunda ingin ia pakai baju merah padahal ia ingin baju hijau kesayangannya.

Dilansir dari Young Parent, ini beberapa strategi yang bisa diterapkan saat bernegosiasi dengan anak:

BACA JUGA: Anak Bunda Cegukan? Simak 3 Tips untuk Mengatasinya

Posisikan diri dengan jelas

Tidak selama bunda bisa melaksakan prinsip ‘ kamu akan melakukan apa yang saya katakan karena saya adalah orang tuamu dan kamu adalah anak’.  Berikanlah alasan yang masuk akal kenapa mereka harus menuruti bunda,

Bagaimanapun, bunda  bisa memaksanya ikut ke rumah nenek, tetapi tidak bisa memaksanya untuk berada dalam suasana hati yang baik di sana.

Jika bunda  menjelaskan, misalnya, bahwa Nenek akan senang jika dia hadir, bahwa akan ada banyak makanan, dan bahwa sepupunya akan ada di sana, dia lebih mungkin untuk bekerja sama.

Dengarkanlah alasannya

Masih soal masalah ke rumah nenek. Misalnya, dia akan bosan, atau dia sedang malas bertemu dengan sepupunya, dia ingin menonton TV di rumah atau pergi dengan teman-temannya.

Penting untuk menunjukkan bahwa bubda  memahami dan membiarkannya melihat bahwa bunda menghargai pendapatnya.

Tak harus setuju dengan keberatannya. Bunda  hanya harus menunjukkan bahwa bunda dapat melihat sesuatu dari sudut pandangnya.

Tunjukkan sisi positif

Tunjukkan bagaimana permintaan bunda  akan menguntungkannya. Misalnya, meminta membereskan kamarnya . Dengan begitu, ia dapat menemukan mainnya dengan lebih mudah.

Anak lebih cenderung setuju ketika dia menyadari manfaatnya untuk dirinya sendiri dan orang lain.

BACA JUGA: Untuk Camilan Sekolah Anak, Tahu Bulat Rambutan Aja Bunda

Jadilah fleksibel

Setelah bunda  mendengar sudut pandangnya, mungkin ada baiknya memutuskan untuk bersikap fleksibel.

Misalnya, bunda  membiarkannya menunda tidur selama 10 menit sehingga dia bisa menonton TV sebentar lagi. Tekankan bahwa bunda  bersedia mengubah lebih kompromis untuk membantunya, jadi dia harus melakukan hal yang sama .

Penting baginya untuk memahami bahwa bunda dan si kecil membuat kesepakatan.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co