GenPI.co - Mom, Kehamilan memasuki trimester 3 sebaiknya melakukan berbagai aktivitas fisik yang aman. Hal ini untuk mencegah beberapa penyakit.
Biasanya ibu yang sudah memasuki usia kandungan trimester 3 lebih was-was dan cenderung mengurangi kegiatan, alhasil tubuh menjadi lebih kaku dan berat badan pun bertambah.
Aktivitas fisik yang dilakukan ibu hamil, dapat mencegah terjadinya diabetes gestasional, preeklampsia, serta menjaga berat badan.
Mengutip dari American College of Obstetricians and Gynecologist, aktivitas fisik tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko keguguran.
Bahkan, aktif bergerak setiap harinya tidak akan membuat Anda berisiko melahirkan bayi lebih cepat dari waktunya (prematur), maupun berat bayi lahir rendah (BBLR).
Hal sebaliknya justru dijelaskan oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise.
Ibu yang sedang hamil, termasuk pada trimester 3, disarankan untuk melakukan aktivitas fisik.
Sebelum melakukan aktivitas fisik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan tentang kondisi kesehatan tubuh dan kehamilan.
1. Melakukan olahraga low impact
Ada beberapa pilihan aktivitas fisik low impact yang manfaatnya sangat baik dilakukan oleh ibu hamil trimester 3. Ambil contohnya seperti yoga, pilates, hingga bersepeda.
Sebuah penelitian dari jurnal Complementary Therapies in Clinical Practice, menyatakan manfaat yoga untuk ibu hamil.
Penelitian tersebut menunjukkan yoga dapat meredakan rasa cemas dan depresi yang kerap dialami oleh ibu hamil, termasuk di trimester ketiga menjelang melahirkan.
Dengan melakukan yoga secara rutin, kondisi mood maupun keluhan nyeri yang mungkin dialami oleh ibu hamil, bisa semakin membaik.
BACA JUGA : Jangan Diet, Ini 3 Langkah Perlu Menjaga Kehamilan Usia Muda
2. Berenang
Aktivitas ini bisa menjadi terapi untuk meredakan rasa tidak nyaman yang mungkin Anda alami saat hamil, khususnya pada kaki dan punggung.
Ini dikarenakan air yang merendam tubuh ibu selama berenang, dapat membantu menghilangkan tekanan yang melelahkan pada kaki dan punggung.
Diperkuat oleh penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Peer J, aktivitas fisik dengan intensitas sedang di dalam air diyakini dapat mempercepat waktu persalinan.
Namun, meski dilakukan di dalam air, tapi aktivitas ini juga bisa menghasilkan keringat karena melibatkan pemakaian tenaga pada tubuh.
BACA JUGA : Kehamilan Bikin Payudara Jadi Berubah, Siapa Takut!
3. Joging santai
Melakukan jalan santai bisa dibilang sebagai salah satu bentuk aktivitas fisik yang baik dilakukan oleh ibu hamil, tak terkecuali pada trimester 3.
Jika dirasa memungkinkan, Anda bisa meningkatkan kecepatannya dengan jogging santai.
Selama melakukan jalan atau joging santai pun, sah-sah saja untuk memperlambat kecepatan maupun menghentikan kegiatan Anda saat tubuh merasa tidak nyaman.(hellosehat)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News