GenPI.co - Setiap kain memiliki cerita dan setiap motif memiliki maksud. Tidak ada kain tradisional nusantara yang dibuat begitu saja tanpa kisah dan makna dibaliknya.
Jika kamu ingin berburu kain khas Batak ini, kamu bisa hadir di Ulos Fest 2019.
Ulos Fest 2019 resmi dibuka pada Selasa 12 November 2019 bertempat di Museum Nasional Jakarta.
Festival ini berlangsung hingga 17 November 2019 mendatang.
Sebelum membeli, kenali dulu jenis dan maknanya.
Ulos Ragi Hotang
'Hotang' dalam bahasa batak adalah 'Rotan' dalam.bahasa Indonesia. Ulos Ini diberikan kepada sepasang pengantin dengan tujuan agar ada ikatan batin antara yang memberi dengan sepasang pengantin.
Ulos Sibolang
'Sibolang' kurang lebih berarti 'duka cita'. Sesuai namanya, Ulos ini dipakai pada saat duka cita. Ulos ini dipakai oleh kelaurga dekat dari orang yang meninggal dunia. Ulos Sibolang juga diberikan kepada orang dari pihak pengantin perempuan yang mengulosi ayah pihak pengantin laki-laki pada saat pernikahan Adat Batak.
BACA JUGA : Ulos Fest 2019 Resmi Dibuka, Pencinta Kain Ulos Wajib Mampir
Ulos Lobu-lobu
Ulos ini mempunyai maksud yang sangat khusus, terutama bagi orang yang sering mendapat musibah kematian anak. Tidak diproduksi sembarangan dan harus dipesan.
Ulos Pinuncaan
Ulos ini dipakai oleh Raja Adat pada acara adat suka maupun duka (dengan memerhatikan ketentuan) dan merupakan salah satu ulos paling mahal. Ulos ini terdiri dari lima bagian yang ditenun secara terpisah yang kemudian disatukan sehingga menjadi satu Ulos utuh.
Ulos Mangiring
Ulos ini mempunyai corak yang beriringan, sebuah corak yang melambangkan kesuburan dan kesepakatan. Maknanya agar si anak kelak dapat membimbing adik-adiknya. Ulos ini diberikan kepada anak pertama yang baru saja lahir dan dapat dipergunakan sebagai parompa atau kain gendong untuk si anak.
BACA JUGA : Kunjungi Kampung Ulos, Jokowi dan Ibu Iriana Menari Tradisional
Ulos Ragi Huting
Pada masa dahulu Ulos ini digunakan oleh para gadis dan kadang kala oleh orang tua Batak untuk bepergian. Ulos ini dipakai dengan cara dililitkan pada bagian dada atau hoba-hoba.
Ulos Bintang Maratur
Ulos Bintang Maratur adalah simbol suka cita yang digunakan dalam acara tradisi Batak seperti mangulosi pengantin atau diberikan kepada cucu yang baru dibabtis.
Ulos Ragi Hidup
Ulos Ragi Hidup yang melambangkan kehidupan dan kebahagiaan terutama dalam keturunan. Juga mewakili harapan agar setiap anggota keluarga berumur panjang. Ulos Ragi Hidup diberikan oleh orang tua pengantin perempuan kepada ibu pengantin lelaki sebagai "Ulos Pargomgom". Ulos Ragi Hidup ini wajib dimiliki oleh setiap keluarga Batak.
Ulos Simarinjam Sisi
Ulos ini dipakai oleh salah satu orang yang berada paling depan pada saat acara pesta dengan dipadukan bersama Ulos Pinunca.
Ulos Suri Ganjang
Ulos ini dikenal sebagai Ulos Gabe-Gabe yang menjadi semacam seragam bagi pemain musik Batak dan sebagai selendang pada waktu menari dengan alunan musik Batak. Ulos Suri Ganjang juga dijadikan pemberian dari orang tua pengantin perempuan kepada putrinya yang menikah.
Ulos Sitolu Tuho
Ulos ini dipakai sebagai ikat kepala oleh Gadis Batak.
Ulos Tumtuman
Ulos ini adalah ikat kepala bermotif yang dipakai oleh anak pertama dari tuan rumah acara adat.
Ulos Tutur-tutur
Ulos Tutur - Tutur ikat kepala dan selendang yang diberikan oleh orang tua kepada anak keturunannya.
Ulos Antak-antak
Ulos ini dipakai sebagai selendang oleh orang tua untuk melayat orang yang meninggal dunia. Ulos ini juga dipakai sebagai kain yang dililit saat menari manortor.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News