Saat Bertha Ngotot Bertemu Menpar

07 Oktober 2018 13:34

Wanita tua itu bernama Bertha. Dengan bantuan tongkat, ia berjalan tertatih menyusuri selasar Bandara AA Bere Talo, Belu, NTT, bersama anak perempuannya. Tujuannya cuma satu, menemui Menteri Pariwisata Arief Yahya di ruang VIP bandara. Menpar Arief bersama rombongannya hendak terbang  ke Kupang setelah kunjungan kerja di salah kabupaten di daratan Timor itu.

Namun untuk masuk ke ruang VIP bukanlah  perkara mudah. Itu karena ruang tersebut hanya khusus untuk orang penting saja. Apa lagi, Bertha bukan hendak naik pesawat. Tak ada tiket di tangannya agar bisa melewati barikade petugas di pintu menuju ruang tunggu.

“Hari ini, ada sebuah peristiwa yang cukup membuat saya terkejut. Saat berada di Bandara AA Bere Talo, ada seorang ibu yang mencoba masuk bandara. Ia seorang penyandang disabilitas. Tapi ia pantang menyerah,” tutur Arief Yahya, Sabtu (6/10).


Ada cerita di balik ngototnya Bertha untuk menemui Menpar Arief. Bertha adalah pengrajin kain tenun khas NTT. Sehari sebelumnya, Ibu Bertha dikunjungi Pak Menteri di Destinasi Digital Pasar Pantai Putih. Tepatnya, saat Workshop Kain Tenun Mak Onah. Workshop Kain Tenun Mak Onah adalah bisnis kain tenun. Fokus utamanya adalah pemberdayaan pengrajin disabilitas di Kabupaten Belu.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pariwisata memberikan sejumlah uang kepada Bertha. Uang tersebut, adalah bentuk apresiasi karena Bertha yang sedang menenun dan bersedia berpartisipasi berjualan di Destinasi Digital.

Rupanya, uang tersebut sangat membuat Ibu Bertha terkesan. Sebagai imbalan, ia berjanji akan memberikan kain yang sedang ditenun ke Menteri Arief.  Bertha berjanji kain itu akan diberikan sebelum kembali ke Jakarta.

“Momen singkat perjumpaan itu membuat ia  terkesan,” tutur Menpar Arief Yahya.


Untuk menepati janjinya, Bertha harus berjalan kaki dari rumahnya ke bandara. Sikap ngototnya saat tertahan pengamanan bandara, terpantau protokol. Setelah mengetahui tujuan Ibu Bertha, protokol memfasilitasinya. Mereka mengawal langsung Ibu Bertha beliau bersama putrinya masuk ke ruang VIP. Sang ibu tidak menyianyiakan waktu. Ia langsung menyerahkan kain ke Menteri Pariwisata.

Didatangi Bertha, Menpar jadi  sangat terharu. Dengan berkaca-kaca ia menerima kain tersebut. Menteri asal Banyuwangi itu berterima kasih ke Ibu Bertha, dan langsung mengenakan kait tersebut saat itu juga.

“Di tengah keterbatasannya, Bu Bertha menepati janji. Sangat luar biasa. Sikap yang membuat saya sangat terharu,” imbuh Menpar Arief.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co