GenPI.co - Puasa intermiten (intermittent fasting) adalah pola makan yang mengatur waktu makan dan waktu puasa, dengan tujuan meningkatkan kesehatan.
Ada berbagai metode puasa intermiten, namun yang paling umum adalah 16/8 (berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jendela 8 jam).
Dilansir Health, berikut beberapa tips sukses menjalani puasa intermitten.
Porsi besar tidak selalu berarti lebih banyak kalori. Itu tergantung pada apa yang dimakan.
Sayuran mentah adalah cara lain untuk mengisi piring tanpa menambah kalori.
Satu zucchini berukuran sedang menyediakan sekitar 33 kalori.
Tidak ada satu protokol standar untuk puasa intermiten, tetapi membatasi total kalori hanya 500.
Penting untuk memprioritaskan kualitas makanan dan mendapatkan nutrisi sebanyak mungkin.
Itu berarti membatasi makanan olahan dan berfokus pada makanan segar.
Secara teknis, kamu mampu untuk mengonsumsi sebungkus camilan 100 kalori berupa kue kering cokelat mini.
Tidak apa-apa untuk menikmati camilan manis sesekali.
Kamu dapat bereksperimen dengan rempah-rempah dan bumbu dapur untuk menemukan beberapa kombinasi favorit baru.
Cukup dengan menambahkan bawang putih panggang, kemangi segar, dan sedikit cuka balsamic dapat memasak tomat.
Rosemary melengkapi hampir semua sayuran yang dipanggang dalam oven.
Campuran air jeruk nipis, kulit jeruk nipis, dan daun ketumbar dapat mempercantik apa saja, mulai alpukat hingga kembang kol. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News