GenPI.co - Masalah sangat lumrah terjadi dalam sebuah hubungan. Dari hal sepele hingga persoalan besar sering dilalui bersama.
Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari beda pendapat hingga bingung menentukan tempat makan. Belum lagi kebiasaan buruk pasangan yang susah untuk diterima. Sehingga pertengkaran pun tak dapat dielakkan.
Jika kamu berada dalam situasi sering bertengkar dengan pacar, maka lakukanlan “pendinginan” untuk meredamnya.
Berikut 5 caranya seperti dilansir Cosmopolitan:
BACA JUGA: Aktris 103 Tahun ini Waktu Muda Cantik Banget, Yuk intip Fotonya!
Komunikasi
Setelah dalam kondisi tenang satu sama lain, berbicaralah. Jangan saling menuduh dan hindari bersikap defensif. Bicara terbuka dan selesaikan konflik yang ada. Hindari pula mengungkapkan kata-kata yang bakal menyakiti pasangan dengan disengaja, sebab itu tandanya kamu tidak ingin mencari solusi dari pertengkaran.
Beri ruang satu sama lain
Ciptakan waktu masing-masing bagi kamu dan pasangan. Tujuannya agar bisa menenangkan diri, mencegah terjadinya perbuatan atau perkataan yang sebenarnya tidak diinginkan, dan mencari solusi terbaik. Sebab berargumen dalam kondisi penuh emosi, ujungnya bukan solusi bisa timbul masalah baru.
Belajar saling memaafkan
Penting untuk meminta maaf, memaafkan, dan menatap ke depan. Jangan menyimpan dendam. Memang butuh beberapa waktu untuk memperbaiki hubungan usai bertengkar, jangan pula terlalu memaksakan.
BACA JUGA: Terlibat Konflik dengan Pasangan, Gunakan Cara Sederhana ini
Jangan menyalahkan
Sekalipun kamu benar dan pasangan sudah terbukti salah atau lalai, jangan menggunakan hal itu untuk mengejek saat membahas solusi bersama-sama. Atau diungkit lagi, jika ada pertengkaran lainnya di masa mendatang.
Jangan menghukum pasangan
Ingatlah, bahwa perkelahian tidak lebih penting daripada hubungan yang sudah terjalin selama ini. Biarkan pasangan tetap berada di sampingmu, bila ia menginginkannya. Jangan pula merespons dengan kemarahan lewat kata-kata atau ekspresi. Sampaikanlah kepada pasangan, jika diam atau tidak merespons bukan karena ingin menghukum, tapi sedang menata emosi yang bergejolak.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News