GenPI.co - Anggota UKK Gastrohepatologi IDAI dr Rachmat Ade Yudiyanto membagikan tips mendeteksi gejala hepatitis pada anak supaya bisa ditangani sejak dini.
Ade mengatakan gejala hepatitis pada anak dimulai dengan gejala yang mirip flu atau flu like syndrome, dan tidak selalu ditandai dengan ciri mata kuning.
“Gejala awal untuk hepatitis karena infeksi yaitu (hepatitis) A, B, C itu seperti gejala flu, yakni demam, mual, muntah,” katanya dikutip dari Antara, Jumat (12/7).
Dia menyebut gejala seperti itu biasa berlangsung selama lima hari, yang merupakan fase awal inkubasi virus.
Pada masa tersebut, orang tua harus lebih peka dan membawa anak untuk diperiksa ke fasilitas kesehatan terdekat atau menemui tenaga medis.
Ade menyampaikan pada anak dengan hepatitis yang telah masuk fase lanjut biasanya memiliki tanda berupa perubahan warna pada kulit atau mata menjadi kuning.
Fase lanjutan hepatitis juga bisa dilhat dari perubahan warna urine atau feses anak, apakah berbeda dengan kondisi anak yang sehat.
Dia menyebut ketika warna urine anak menjadi cokelat pekat seperti teh dan feses tampak pucat, maka orang tua harus mewaspadainya.
“Orang tua harus segera membawa anak ke tenaga medis untuk memastikan benar atau tidaknya anak mengalami hepatitis,” tuturnya.
Ade mengatakan ketika hepatitis tidak ditangani sejak dini, maka berisiko dampaknya bisa lebih parah. Salah satu bahayanya yakni gagal hati yang tidak bisa disembuhkan.
Hepatitis sebenarnya bisa dicegah pada kelompok usia anak maupun dewasa, dengan pola hidup bersih dan sehat serta vaksinasi. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News